Jumat, 20 Februari 2009

KIAT TEST POTENSI AKADEMIK (TPA)

Sekarang ini dalam mencari pekerjaan ataupun melanjutkan pendidikan maka anda harus menjalani beberapa test yang harus dilulusi untuk diterima bekerja ataupun diterima pada satu perguruan tinggi. Salah satu dari test tersebut adalah test potensi akademik. Saya pernah menempuh test potensi akademik (TPA) dan dapat melewati dengan baik test tersebut dengan kiat-kiat yang saya lakukan. Ada beberapa kiat untuk mengikuti TPA tersebut diantaranya :

Memahami Soal-Soal
Setiap orang akan cenderung mendapatkan skor yang baik bila telah akrab dengan materi yang digunakan dalam TPA. Perkembangan paling baik adalah pada dua atau tiga upaya pertama, dan selanjutnya menurun. Jadi mengerjakan tiga sampai lima test sebelum test yang menentukan adalah upaya yang sangat tepat dilakukan. Orang yang belum pernah mengalami hal tersebut merasa merugi. Sesungguhnya anda dapat akrab dengan gayanya dan mengenyahkan kerugian. Oleh karena itu, beberapa penguji yang serius yang akan memberikan kandidat beberapa test sebelum test menentukan hanya untuk mengimbangkan sisa test sebelumnya dari pengalaman dalam mengerjakan test.

Membaca Petanyaan dengan Jelas
Jangan terus mengerjakan hanya satu bagian dari subyek. Temukanlah aneka topic relevan yang mungkin menarik bagi penguji, dan jawablah sedikit saja di luar dari itu. Pada TPA, anda tidak mempunyai masalah seperti itu karena biasanya jawaban dirancang untuk dapat ditulis dengan cepat dan umumnya hanyalah satu kata, huruf, atau angka. Tapi bila menyadari jenis hubungan yang diuji pada pertanyaan, Anda akan menemukan jawaban jauh lebih baik.

Tuliskan Jawaban Sementara
Selalu tuliskan sesuatu, khususnya pada test yang menggunakan pilihan berganda. Sangat jarang nilai dikurangi untuk jawaban yang salah dalam ujian dan tes potensi akademik mungkin tidak pernah terjadi. Satu hal pasti : satu jawaban kosong tidak memberikan apa-apa. Jadi bila mempunyai gagasan yang masuk akal tentang kemungkinan jawaban, maka tuliskan. Anda dapat menuliskan semacam tanda setelah anda menjawab sehingga dapat kembali ke pertanyaan tersebut bila anda masih memilki waktu. Bila tidak, tuliskan jawaban sementara, sambil melanjutkan menyelesaikan test karena anda mungkin tidak memiliki waktu untuk kembali ke pertanyaan tersebut dan mengerjakan sebagaimana mestinya.

Kerjakan mulai yang paling mudah
Strategis taktis berikutnya adalah tidak menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu pertanyaan saja. Kerjakanlah soal yang dianggap paling mudah. Yang terbaik adalah lakukan pembagian waktu yang sama rata untuk setiap pertanyaan. TPA mempunyai susunan agak berbeda, tapi kiat sejenis juga berlaku. Pertanyaan pada Test Potensi Akademik harus dikerjakan dengan cepat karena tes berupaya menguji kemampuan anda di berbagai subyak dengan berbagai tingkat kesulitan. Beberapa pertanyaan lebih sulit, beberapa lebih mudah tapi sangat tidak umum bila pertanyaan Test Potensi Akademik memerlukan waktu lama untuk diselesaikan, sedikit ketekunan mungkin dihargai. Bekerjalah cepat di seluruh pertanyaan tes, sehingga keberuntungan anda sampai pada pertanyaan terakhir pada saat detik terakhir habis. Kerjakan hal yang paling disukai : numeric, verbal, kebahasaan, atau visual-spatial.

Jaga Kesehatan dan Kebugaran
Tes ini akan mendapatkan hasil yang terbaik, jika anda dalam kondisi prima. Kondisi prima maksudnya adalah badan sehat, pikiran jernih, tidak ada urusan lain yang membuat anda terburu-buru, dan tak ada hal lain yang merecoki anda. Anda sebaiknya tidak mengerjakan lebih dari satu test dalam sehari. Latihanlah mengerjakan soal-soal TPA sehari atau dua hari sebelum anda test TPA yang sebenarnya.

Tidak ada komentar: