Selasa, 05 Januari 2010

Bila Wanita Terangsang, Apa Respon Tubuh dan Pikirannya ?

JIKA selama ini wanita dianggap memiliki gairah seks lebih rendah dari pria, penyebabnya mungkin karena rasa bersalah dan malu yang muncul saat mereka terangsang.

Peneliti dari Queens University Psychology, Meredith Chivers menemukan bahwa saat seorang pria mulai bergairah, bukan hanya fisiknya yang terangsang, tapi juga psikisnya. Sebaliknya dengan wanita, tubuh dan pikiran mereka seringkali tak selaras. Sebagian besar wanita tak menyadari bahwa mereka terangsang. Perasaan salah dan malu terhadap seks oleh para ahli diyakini sebagai penyebabnya.

"Sebagian wanita mengatakan tidak terangsang oleh stimulasi yang diberikan pasangannya meski sebenarnya secara fisik mereka merespon. Kebanyakan dari mereka enggan menunjukkan perasaannya," kata Chivers.

Ia berpendapat, kebanyakan wanita masih menganggap seks sebagai hal yang tabu dan membuat mereka jengah dan malu. Sebaliknya, dengan pria yang mampu menyelaras kan antara pikiran dan hasrat seksual yang dirasakan secara fisik. Ini berarti, meski secara fisik wanita merasa terangsang namun pikirannya bisa mengembara ke mana-mana. Itu sebabnya banyak wanita yang mengaku tidak puas dengan kehidupan seksual mereka.

Peneliti dilakukan berdasarkan analasia terhadap 132 studi untuk mengukur respon fisik dan mental terhadap lebih dari 4.000 pria dan wanita. Reaksi para responden dites setelah mereka diekspos oleh stimulasi yang bersifat erotis, baik foto atau film. Mereka juga ditanya mengenai fantasi seksual dan perasaan terangsang yang dialami setelah melihat gambar atau film tersebut.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal the Archieves of Sexual Behaviour ini menemukan bahwa secara fisik dan pikiran, pria lebih selaras. Sementara para kaum Hawa kurang konsisten dalam hal ini.

"Secara gender memang terdapat perbedaan antara respon psikologis dan genital terhadap rangsangan yang diterima," katanya.(*)

Tidak ada komentar: