Tampilkan postingan dengan label GP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GP. Tampilkan semua postingan
Era Baru Rossi-Ducati Dimulai 8 November ?

Era Baru Rossi-Ducati Dimulai 8 November ?

17.46 0
Doni Wahyudi - detiksport


Roma - Valentino Rossi tak harus menunggu hingga tahun 2011 untuk bisa mencicipi Desmosedici kepunyaan Ducati. The Doctor dikabarkan sudah akan berada di atas motor merah keluaran pabrikan Italia itu pada 8 November.

Demikian ramai diberitakan oleh media-media Spanyol dan Italia jelang bergulirnya MotoGP Amerika Serikat, Minggu (25/7/2010) mendatang. Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi soal kepindahan Rossi ke Ducati, publik MotoGP terlihat sangat yakin kalau proses tersebut tinggal menunggu waktu saja.

Seperti sempat dikatakan sendiri sebelumnya, Rossi baru akan mengumkan rencana masa depannya seusai MotoGP Republik Ceko pada 15 Agustus mendatang. Sementara La Gazzetta, seperti dikutip AS, memprediksikan kalau kesepakatan antara Rossi dan Ducati akan mencapai final pada 16 Agustus, dan akan diumumkan di hari yang sama.

Disebutkan kalau Rossi bakal menerima kontrak berdurasi dua tahun. Untuk setiap musimnya, juara dunia tujuh kali di kelas rajanya balap motor itu bakal dapat bayaran sebesar 14 juta euro.

Media olahraga terbesar di Italia itu juga menyebut kalau Rossi sudah akan mencicipi tenaga besar motor Ducati pada tanggal 8 November 2010 mendatang, atau sehari setelah seri pamungkas di Valencia.

Kondisi tersebut berbeda dibanding saat Rossi menyeberang dari Honda ke Yamaha di tahun 2003. Saat itu Rossi baru bisa menggeber motor Yamaha pada Januari tahun berikutnya.

( din / mrp )
MotoGP AS Rossi Tak Ingin Dihambat Rasa Sakit

MotoGP AS Rossi Tak Ingin Dihambat Rasa Sakit

17.35 0
Okdwitya Karina Sari - detiksport


Laguna Seca - Walau sudah kembali membalap, Valentino Rossi masih merasa sakit akibat cedera yang dialaminya. Akan tetapi, The Doctor tetap mengincar hasil optimal di balapan MotoGP AS nanti.

Rossi mengawali comeback dari cedera patah kaki dengan tampil di MotoGP Jerman, pekan lalu. Kendati belum pulih 100 persen, pembalap Fiat Yamaha ini mampu tampil memukau dengan finis keempat di dalam lomba.

Di seri MotoGP kesembilan yang digelar di AS ini, Rossi kembali tampil. Awalannya pun cukup bagus dengan finis di peringkat enam latihan bebas pertama.

Rossi yang belum pulih cedera 100 persen mengaku masih merasakan sakit di bagian tubuhnya yang cedera terlebih ketika melaju di sekitar Corkscrew sirkuit Laguna Seca. Meskipun demikian, sang juara bertahan yakin dirinya mampu tampil lebih baik.

"Trek ini lebih berat dari Sachsenring untuk saya dan saya merasakan sakit di engkel dan di bahu ketika mengerem sebelum Corkscrew," ujar juara dunia MotoGP enam kali itu di Autosport.

"Terlepas dari (sakit) itu, saya pikir saya bisa menampilkan performa lebih baik besok." Kami belum memaksimalkan segalanya untuk menunjukkan seluruh potensi kami di trek dan jika kami punya lebih banyak lap hari ini, kami akan tampil lebih baik," pungkas dia.

Dalam lima kali penampilannya di Laguna Seca, Rossi punya catatan bagus. Ia cuma sekali retired pada 2006 dan finis di urutan empat pada 2007. Sedangkan tiga sisanya selalu naik podium di antaranya meraih juara pada 2008.

( rin / rin )
Kualifikasi MotoGP AS Lorenzo Menangi Duel Pole dengan Stoner

Kualifikasi MotoGP AS Lorenzo Menangi Duel Pole dengan Stoner

17.28 0
Arya Perdhana - detiksport


Laguna Seca - Kualifikasi MotoGP AS berlangsung cukup seru dengan diwarnai duel Jorge Lorenzo dan Casey Stoner. Adu cepat di saat-saat akhir, Lorenzo akhirnya berhak atas pole position.

Sesi kualifikasi di Sirkuit Laguna Seca, Minggu (25/7/2010) pagi WIB, tinggal bersisa 10 menit saat Lorenzo mencetak waktu 1 menit 21,430 detik dan menjadi yang tercepat.

Namun Stoner tidak tinggal diam. Pembalap Ducati asal Australia itu menorehkan waktu 1 menit 21,175 detik di lima menit terakhir dan menggeser Lorenzo ke posisi kedua.

Di penghabisan sesi kualifikasi ini, Lorenzo kembali beraksi. Akhirnya, setelah mencetak waktu 1 menit 20,978 detik, pembalap Yamaha asal Spanyol itu pun menjadi pemegang pole untuk lomba.

Pembalap Repsol Honda Andrea Dovizioso akan menjalani start dari posisi tiga setelah mencatatkan waktu 1 menit 21,617 detik. Inilah start front row pertama dalam karir pemuda Italia itu.

Juara dunia MotoGP/500 cc tujuh kali, Valentino Rossi, harus puas berada di posisi keenam. Rekan setim Lorenzo yang baru kembali di MotoGP Jerman pekan lalu itu menggoreskan waktu 1 menit 21,688 detik.

Hasil kualifikasi MotoGP AS
Pos Pembalap Tim Waktu
1. Jorge Lorenzo Yamaha 1m20.978s
2. Casey Stoner Ducati 1m21.169s
3. Andrea Dovizioso Honda 1m21.617s
4. Dani Pedrosa Honda 1m21.655s
5. Ben Spies Tech 3 Yamaha 1m21.679s
6. Valentino Rossi Yamaha 1m21.688s
7. Nicky Hayden Ducati 1m21.920s
8. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m22.217s
9. Marco Simoncelli Gresini Honda 1m22.300s
10. Hector Barbera Aspar Ducati 1m22.366s
11. Marco Melandri Gresini Honda 1m22.407s
12. Loris Capirossi Suzuki 1m22.647s
13. Aleix Espargaro Pramac Ducati 1m22.712s
14. Alvaro Bautista Suzuki 1m22.770s
15. Mika Kallio Pramac Ducati 1m23.127s
16. Alex de Angelis Interwetten Honda 1m23.226s
17. Roger Lee Hayden LCR Honda 1m23.764s

( arp / arp )
Rossi Cuma Bidik Posisi Empat

Rossi Cuma Bidik Posisi Empat

15.52 0

Sachsenring -
Kembali membalap usai patah kaki enam pekan lalu, Valentino Rossi tidak memasang target muluk di MotoGP Jerman. The Doctor bersikap realistis dengan membidik posisi empat.
Rossi yang patah kaki akibat jatuh dari motornya di latihan MotoGP Italia enam pekan silam dan harus absen di empat lomba, kembali menggeber motor Yamahanya di Jerman akhir pekan ini.

Sejauh ini, pencapaian Rossi di Jerman cukup memuaskan. Pembalap 31 tahun itu berada di posisi ketujuh di latihan bebas pertama, ketiga di latihan bebas kedua dan kelima di kualifikasi.

Melihat catatan tersebut, banyak pihak yang menganggap Rossi cukup berpeluang memenangi lomba yang akan digelar Minggu (18/7). Tapi Rossi sendiri tidak berambisi setinggi itu.

"Saya senang, (start) kelima itu oke," kata Rossi mengomentari hasil kualifikasi tersebut sebagaimana diwartakan Autosport.

"Sayangnya kami mencoba modifikasi kecil untuk meningkatkan catatan waktu kami yang cukup buruk. Jadi saya pikir oke juga kalau saya bisa (finis) keempat," imbuhnya.

Membalap dalam kondisi belum 100 persen pulih, Rossi mengakui kalau dua hari latihan dan kualifikasi ini terasa berat buatnya. Tapi lomba ia prediksi akan berlangsung lebih mudah.

"Pagi ini saya sempat kesakitan, jadi sesiangan saya agak menderita. Tapi besok, pemanasannya maksimal cuma 10 lap, jadi saya akan siap untuk lomba dan kita akan mencoba 30 lap secara beruntun tanpa kehilangan banyak waktu," demikian Rossi.


( arp / arp )
Ini Dia Profil Valentino Rossi

Ini Dia Profil Valentino Rossi

02.24 0

VALENTINO Rossi memastikan gelar ketujuh di ajang MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (25/10). Berikut profil lengkapnya yang diambil dari Wikipedia. Valentino Rossi (lahir di Urbino, Italia, 16 Februari 1979; umur 30 tahun) adalah seorang pembalap di balap grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan, dengan titel juara dunia di empat kelas yang berbeda yang diraihnya dalam waktu tujuh tahun berkarir.Putra dari mantan pembalap GP 250 cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini memegang banyak rekor dan prestasi yang diraihnya melampaui banyak seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 8 gelar juara dunia, sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, dan enam kali di kelas puncak, 500cc dan MotoGP

Lahir untuk balap

Rossi memang dilahirkan untuk menjadi pembalap, Ia tumbuh dilingkungan yang sangat mendukung karirnya. Ayahnya, Graziano Rossi adalah seorang pembalap besar dimasa ’70-an. Otomatis ia besar dilingkungan yang kental atmosfer balap. Ketika anak-anak seusianya asyik dengan mainannya, Rossi bermain dengan motor balap sungguhan di tengah paddock pembalap ternama Luca Cadalora ataupun Loris Reggiani.

Entertainer

Saat pertama bergabung di Gp 500cc bersama tim bekas Doohan, yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini buat Rossi sungguh tak masuk akal, menurutnya ia tak bisa membayangkan membalap tanpa merasa fun, kemudian waktu ia mulai menang, ia bertekad untuk merayakan besar-besaran, menurutnya ia cuma ingin melakukan sesuatu yang baru, menunjukkan emosi memenangkan balap.

Sejak saat itulah, pesta kemenangan jadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Dengan aksi-aksinya, Rossi bagaikan magnet yang menarik orang untuk menonton GP. Para pecinta GP tentu masih ingat akan aksinya memboncengkan fansnya yang berkostum ayam berkeliling sirkuit, aksinya memboncengkan fans yang berpakaian dokter, ia juga pernah membonceng angka satu raksasa sebagai simbol juara dunia, juga aksi wheelie dan burnout nya yang sudah tak terhitung setiap memperoleh kemenangan. Ia juga kerap memberikan kneepad atau topi nya kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium. “Valentino itu petarung hebat. Tetapi ia juga tahu kalau kita berada ditengah bisnis hiburan. Jadi ia juga suka menghibur,” kata Burgess.

Julukan Rossi

Dalam perjalanan balapnya rossi kerap berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian dan menghibur. Ia beralasan bahwa semuanya itu dilakukan dimulai dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu.

Rossifumi Julukan Rossi yang diciptakan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe yang saat itu berumur 17 tahun dan dengan gigih bertarung dengan Michael Doohan dan Kevin Scwantz dikelas 500cc, karena nama asli pembalap Jepang itu Norifumi Abe maka Rossi dijuluki Rossifumi.Tahun 2004 Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha berada dalam beda tim namun satu grafis,yaitu dominasi warna biru.Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe bernaung di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.

Valentinik Julukan ini berasal dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc.

The Doctor Setelah naik ke kelas 500cc pada musim 2000 Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil lagi, selain itu ia juga menyukai ide sebagi illmuwan gila dan melakukan eksperimen edan, ia menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan prestasi sebagai juara dunia.”Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti dokter,”ucapnya. Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para dokter. Ia juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas ia lakukan. “Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya.”

[sunting] Pindah ke Yamaha

pada akhir musim 2003 menjelang musim 2004 Valentino Rossi membuat keputusan yang mengejutkan. Ia memutuskan hijrah dari tim yang dibelanya waktu itu yaitu tim pabrikan Honda, Repsol Honda HRC yang telah mengantarkan dirinya meraih juara dunia 2002 dan 2003 serta membawa Doohan merebut juara dunia 1994, 1995, 1996, 1997, 1998 juga Alex Criville menjadi juara dunia 1999. Rossi memutuskan meninggalkan tim super tersebut dan memilih bergabung bersama tim Yamaha, yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey. Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Doohan dan Criville. Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di MotoGP saat itu, RC211V milik Honda.

Mengenai kepindahannya ini, banyak yang tak mengira dan pesimis ia akan mampu mempertahankan gelar juaranya. Salah satu pernyataan pesimis datang dari Max Biaggi, musuh bebuyutannya mengatakan, “Aku tak menyangka ia pindah ke Yamaha, tapi bagaimanapun juga akan sulit mengalahkan Honda. Bahkan Rossi sendiri kurang optimis ia mampu mempertahankan juara dunianya. “Kami membutuhkan waktu untuk tampil kompetitif, untuk menang pada musim pertama bersama Yamaha jelas sangat sulit”. Tapi ia mementahkan semua pandangan pesimis tersebut. bahkan pada seri pertama musim 2004 di GP Welkom, Afrika Selatan ia mengalahkan Max Biaggi yang mengendari motor Honda, meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat, dengan motor yamaha, yang terakhirnaik podium tahun 1992 !! bahkan pada tahun 2004 dan 2005 Rossi menjadi juara dunia bersama Yamaha! dan menjadi pembalap yamaha pertama yang paling banyak juara dalam satu musim (rossi juara 9 x pada musim 2005)

Mick Doohan: “Dia melakukannya (membalap) jauh lebih serius daripada saya.”

Max Biaggi: “Bagaimana mungkin tahun pertama dia hanya finish sembilan kali dan tiba-tiba bisa mendominasi seperti itu ?. Semua pembalap berpendapat sama: mereka (Honda) memberinya motor hebat, dan cuma dia yang dapat. Mereka melakukan apa saja untuk membuat orang itu menang.”

Randy Mamola: Jika ada balapan dan semua pembalap memakai motor dengan teknologi dan mesin yang sama, juaranya akan tetap motor kuning bernomor 46. VALENTINO ROSSI !

Michael Schumacher: “Rossi akan meraih kesuksesan seperti sahabat saya Michael Doohan. Dia pemuda berbakat dan bisa melakukan apa saja dengan motornya.”

Prestasi

1985 Go-kart pertama.

1989 Debut balap karting 60cc.

1990 Juara kejuaraan karting regional 60cc, menang sembilan kali.

1991 Peringkat 5 di Kejuaraan Junior go-kart Italia ; pertama terjun dalam balapan minimoto.

1992 Juara Italian minibike Endurance.

1993 Peringkat 12 Italian 125cc Sport Production championship, dengan motor Cagiva.

1994 Juara Italian 125cc Sport Production, dengan motor Cagiva.

1995 Juara nasional Italia 125cc; peringkat 3 125cc Kejuaraan Eropa; peringkat 11 di Kejuaraan, Spanish Open 125cc semuanya dengan motor Aprilia.

1996 Peringkat 9 Grandprix 125cc, Scuderia AGV, peringkat 10 kejuaraan Eropa 125cc dengan motor Aprilia.

1997 Juara Dunia Grandprix 125cc, Nastro Azzurro Aprilia, Meraih 11 kemenangan dari 15 balapan, Termasuk menjuarai GP di sirkuit Sentul.

1998 Runner up Grandprix 250cc, Nastro Azzurro Aprilia.

1999 Juara Dunia Grandprix 250cc, Aprilia Grand Prix.

2000 Runner up Grandprix 500cc, Nastro Azzurro Honda.

2001 Juara Dunia Grandprix 500cc, Nastro Azzurro Honda.

2002 Juara dunia Motogp, Repsol Honda Team.

2003 Juara dunia Motogp, Repsol Honda Team.

2004 Juara dunia Motogp, Gauloises Fortuna Yamaha team.

2005 Juara dunia Motogp, Gauloises Yamaha team.

2006 Runner Up Motogp, Camel Yamaha team.

2007 Peringkat 3 Motogp, Fiat Yamaha team.

2008 Juara dunia Motogp, Fiat Yamaha team.

2009 Juara dunia Motogp, Fiat Yamaha team.

Berkah bagi Rossi  dan Musibah bagi Lorenzo

Berkah bagi Rossi dan Musibah bagi Lorenzo

23.38 0

Reuters
Phillip Island - Valentino Rossi cuma bisa duduk di posisi dua MotoGP Australia karena kalah atas Casey Stoner. Tapi karena Jorge Lorenzo kecelakaan, 20 poin sudah jadi berkah buat The Doctor demi mempertahankan gelar juara dunia.

Pedrosa mampu langsung melonjak ke posisi terdepan saat balapan dimulai. Dapat posisi start ketiga, pembalap Honda asal Spanyol itu mendahului Casey Stoner dan Valentino Rossi yang berada di depannya.

Nasib buruk didapat Jorge Lorenzo yang harus langsung tersingkir di tikungan pertama. Terjatuh dari tunggangannya, pembalap Spanyol itu terseret beberapa puluh meter dan terguling-guling sebelum berhenti di atas gravel. Di momen yang sama Nicky Hayden juga ikut menyasar ke gravel meski dia masih bisa bertahan di atas Ducatinya.

Dalam tayangan lambat terlihat kalau kecelakaan diawali Lorenzo yang menyenggol bagian belakang motor Hayden. Pembalap Spanyol itu sesungguhnya terlihat berhasil menguasi tunggangannya sebelum dia kemudian kehilangan kendali, menyerah dan terjatuh.

Keunggulan Pedrosa tak bertahan lama karena selepas lap pertama dia sudah kehilangan posisi terdepan yang diambil alih Stoner. Pembalap Honda itu kemudian harus kembali turun ke urutan tiga karena Rossi gantian menyalipnya.

Memasuki lap ketiga Stoner, Rossi dan Pedrosa mulai membentuk kelompok sendiri di posisi terdepan. Sementara kelompok kedua di belakangnya ditempati Alex De Angelis, Colin Edwards, Toni Elias dan Randy De Puniet. Berhasi lolos dari kecelakaan, Hayden menjadi pembalap di posisi paling buncit.

Persaingan tiga pembalap terdepan tak bertahan lama. Saat stoner, yang tampil beda dengan seragam putih, dan Rossi sengit bertarung memperebutkan posisi terdepan, Pedrosa tak mampu mengimbanginya, dia kemudian tercecer dan mulai menjauh di lap kelima.

Di lap 10 James Toseland harus masuk pit untuk menjalani penalti. Rider Yamaha Tech 3 itu dianggap mencuri start.

Kembali ke persaingan di barisan terdepan, Rossi berhasil memangkas jaraknya dengan Stoner. Pada beberapa tikungan sang juara dunia terlihat akan mampu mencuri posisi terdepan, meski Stoner kemudian berhasil melindungi keunguulannya. Saat masuk lap 12 Rossi cuma tertinggal 0,02 detik atas seterunya itu.

Di lap yang sama terjadi perubahan posisi di urutan tujuh yang kini menjadi mika Mika Kallio sedangkan Toni Elias melorot ke urutan 10.

Saat balapan tersisa 12 putaran Stoner berhasil menjauhkan jaraknya menjadi lebih dari setengah detik. Namun hanya dalam dua lap rossi kembali merapat, kali ini kembali ke selisih 0,2 detik.

Jika Stoner berhasil memenuhi ekspektasi pendukungnya dengan bertarung di barisan depan, tidak demikian dengan Chris Vermuelen. memulai balapan dari luar posisi 15 besar, pembalap Rizla suzuki itu masih tertahan di urutan 11 saat masuk lap 17.

Di lap-lap terakhir Rossi sepertinya tak ngotot lagi mengejar Stoner yang masih berhasil menjaga keunggulan di posisi terdepan. The Doctor terlihat memilih main aman mengingat dia terpaut jauh dari Pedrosa di urutan ketiga dan Lorenzo yang jadi pesaing terdekatnya dipastikan tak dapat poin.

Publik Phillip Island akhirnya menyaksikan lagi jagoan lokalnya meraih kemenangan setelah Stoner menyentuh finis di urutan terdepan. Sementara Rossi terlihat cukup puas dengan podium kedua yang membuat jaraknya dengan Lorenzo merenggang ke angka 38 poin.

Hasil MotoGP Australia
Pos Rider Bike Time/Gap
1. Casey Stoner Ducati 40m56.651s
2. Valentino Rossi Yamaha + 1.935s
3. Dani Pedrosa Honda + 22.618s
4. Alex de Angelis Gresini Honda + 32.702s
5. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 35.885s
6. Andrea Dovizioso Honda + 38.482s
7. Marco Melandri Hayate Kawasaki + 44.451s
8. Randy de Puniet LCR Honda + 44.941s
9. Mika Kallio Pramac Ducati + 54.345s
10. Toni Elias Gresini Honda + 1m01.205s
11. Chris Vermeulen Suzuki + 1m05.417s
12. Loris Capirossi Suzuki + 1m05.950s
13. Gabor Talmacsi Scot Honda + 1m17.951s
14. James Toseland Tech 3 Yamaha + 1m17.985s
15. Nicky Hayden Ducati + 1 lap ( din / mrp )
23.38 0

Reuters
Phillip Island - Valentino Rossi cuma bisa duduk di posisi dua MotoGP Australia karena kalah atas Casey Stoner. Tapi karena Jorge Lorenzo kecelakaan, 20 poin sudah jadi berkah buat The Doctor demi mempertahankan gelar juara dunia.

Pedrosa mampu langsung melonjak ke posisi terdepan saat balapan dimulai. Dapat posisi start ketiga, pembalap Honda asal Spanyol itu mendahului Casey Stoner dan Valentino Rossi yang berada di depannya.

Nasib buruk didapat Jorge Lorenzo yang harus langsung tersingkir di tikungan pertama. Terjatuh dari tunggangannya, pembalap Spanyol itu terseret beberapa puluh meter dan terguling-guling sebelum berhenti di atas gravel. Di momen yang sama Nicky Hayden juga ikut menyasar ke gravel meski dia masih bisa bertahan di atas Ducatinya.

Dalam tayangan lambat terlihat kalau kecelakaan diawali Lorenzo yang menyenggol bagian belakang motor Hayden. Pembalap Spanyol itu sesungguhnya terlihat berhasil menguasi tunggangannya sebelum dia kemudian kehilangan kendali, menyerah dan terjatuh.

Keunggulan Pedrosa tak bertahan lama karena selepas lap pertama dia sudah kehilangan posisi terdepan yang diambil alih Stoner. Pembalap Honda itu kemudian harus kembali turun ke urutan tiga karena Rossi gantian menyalipnya.

Memasuki lap ketiga Stoner, Rossi dan Pedrosa mulai membentuk kelompok sendiri di posisi terdepan. Sementara kelompok kedua di belakangnya ditempati Alex De Angelis, Colin Edwards, Toni Elias dan Randy De Puniet. Berhasi lolos dari kecelakaan, Hayden menjadi pembalap di posisi paling buncit.

Persaingan tiga pembalap terdepan tak bertahan lama. Saat stoner, yang tampil beda dengan seragam putih, dan Rossi sengit bertarung memperebutkan posisi terdepan, Pedrosa tak mampu mengimbanginya, dia kemudian tercecer dan mulai menjauh di lap kelima.

Di lap 10 James Toseland harus masuk pit untuk menjalani penalti. Rider Yamaha Tech 3 itu dianggap mencuri start.

Kembali ke persaingan di barisan terdepan, Rossi berhasil memangkas jaraknya dengan Stoner. Pada beberapa tikungan sang juara dunia terlihat akan mampu mencuri posisi terdepan, meski Stoner kemudian berhasil melindungi keunguulannya. Saat masuk lap 12 Rossi cuma tertinggal 0,02 detik atas seterunya itu.

Di lap yang sama terjadi perubahan posisi di urutan tujuh yang kini menjadi mika Mika Kallio sedangkan Toni Elias melorot ke urutan 10.

Saat balapan tersisa 12 putaran Stoner berhasil menjauhkan jaraknya menjadi lebih dari setengah detik. Namun hanya dalam dua lap rossi kembali merapat, kali ini kembali ke selisih 0,2 detik.

Jika Stoner berhasil memenuhi ekspektasi pendukungnya dengan bertarung di barisan depan, tidak demikian dengan Chris Vermuelen. memulai balapan dari luar posisi 15 besar, pembalap Rizla suzuki itu masih tertahan di urutan 11 saat masuk lap 17.

Di lap-lap terakhir Rossi sepertinya tak ngotot lagi mengejar Stoner yang masih berhasil menjaga keunggulan di posisi terdepan. The Doctor terlihat memilih main aman mengingat dia terpaut jauh dari Pedrosa di urutan ketiga dan Lorenzo yang jadi pesaing terdekatnya dipastikan tak dapat poin.

Publik Phillip Island akhirnya menyaksikan lagi jagoan lokalnya meraih kemenangan setelah Stoner menyentuh finis di urutan terdepan. Sementara Rossi terlihat cukup puas dengan podium kedua yang membuat jaraknya dengan Lorenzo merenggang ke angka 38 poin.

Hasil MotoGP Australia
Pos Rider Bike Time/Gap
1. Casey Stoner Ducati 40m56.651s
2. Valentino Rossi Yamaha + 1.935s
3. Dani Pedrosa Honda + 22.618s
4. Alex de Angelis Gresini Honda + 32.702s
5. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 35.885s
6. Andrea Dovizioso Honda + 38.482s
7. Marco Melandri Hayate Kawasaki + 44.451s
8. Randy de Puniet LCR Honda + 44.941s
9. Mika Kallio Pramac Ducati + 54.345s
10. Toni Elias Gresini Honda + 1m01.205s
11. Chris Vermeulen Suzuki + 1m05.417s
12. Loris Capirossi Suzuki + 1m05.950s
13. Gabor Talmacsi Scot Honda + 1m17.951s
14. James Toseland Tech 3 Yamaha + 1m17.985s
15. Nicky Hayden Ducati + 1 lap ( din / mrp )