Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Guardiola Pelatih Terbaik Dunia

Guardiola Pelatih Terbaik Dunia

12.50 0
Zurich - Pencapaian luar biasa Pep Guardiola bersama Barcelona akhirnya diganjar penghargaan tertinggi. Dia dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Dunia FIFA tahun 2011.

Dalam rangkaian acara Gala Dinner FIFA Ballon d'Or di markas FIFA di Zurich, Selasa (10/1/2012), Guardiola terpilih sebagai pelatih terbaik setelah mengalahkan dua pelatih hebat lainnya, yakni Sir Alex Ferguson (Manchester United) dan Jose Mourinho (Real Madrid).

Dari hasil voting, Guardiola meraih 41.92% suara, sedangkan Ferguson 15.61% dan Mourinho 12.43%.

Penghargaan yang didapat Guardiola ini didasari prestasi yang diraihnya bersama Barca sepanjang 2011. Pelatih berusia 40 tahun itu mengantarkan Azulgrana memenangi lima gelar, yakni Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub.

Ditambah penghargaan pelatih terbaik versi FIFA ini, berarti Guardiola setidaknya telah memenangi tiga penghargaan pelatih terbaik pada tahun ini. Sebelumnya, dia juga jadi yang terbaik versi majalah World Soccer dan IFFHS.

Sementara itu, untuk pelatih tim putri, penghargaan jadi milik Norio Sasaki. Pelatih timnas Jepang ini menyisihkan Pia Sundhage (Swedia) dan Bruno Bini (Prancis).

Sasaki mendapatkan penghargaan ini atas kesuksesannya mengantarkan negaranya jadi juara Piala Dunia Wanita 2011.
 
Sumber : detik.com
Bulutangkis Indonesia Ditaklukkan Thailand

Bulutangkis Indonesia Ditaklukkan Thailand

18.18 0
Tim bulutangkis Indonesia gagal melaju ke babak empat besar kejuaraan dunia yunior yang berlangsung di Taiwan. Langkah Indonesia tersandung setelah dikalahkan Thailand dengan skor tipis 2-3 dalam pertandingan play-off Grup Z, Sabtu (29/10/2011).

Indonesia bahkan langsung tertinggal 0-2 dari Thailand. Pemain ganda putra Ronald Alexander/Selvanus Geh kalah 13-21, 21-16, 19-21 dari Wannawat Ampunsuwan/Tinn Isriyanet. Di partai kedua, giliran pemain tunggal putri Hana Ramdhani yang kalah dari Busanan Ongbamrungphan 17-21, 21-19, 14-21.

Indonesia sempat memperpanjang napas dan membuka asa setelah memenangi dua partai berikutnya, yakni lewat pemain tunggal putra Wisnu Yuli Prasetyo dan pemain ganda putri Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia. Sayangnya, di laga terakhir Indonesia gagal menang dari nomor ganda campuran. Juara Asia, Lukhi Apri Nugroho/Ririn Amelia, kalah dari pasangan Wannawat Ampunsuwan/Chonthica Kititharakul 21-19, 19-21, 20-22.

Dengan hasil ini, tim bulu tangkis Indonesia hanya punya kesempatan untuk merebut peringkat 5-8.
kasihan..kasihan....
Madrid Kembali Ungguli Barca

Madrid Kembali Ungguli Barca

18.07 0
Real Madrid hanya memberi waktu dua jam buat Barcelona untuk merasakan takhta klasemen Liga BBVA. Cristiano Ronaldo dkk berhasil mengkudeta posisi Barcelona, setelah menang 1-0 atas Real Sociedad di laga lanjutan Liga BBVA, Sabtu atau Minggu (30/10/2011) dini hari WIB.

Tiga poin tambahan ini membuat Madrid berhak duduk di posisi puncak dengan 25 poin. Mereka unggul satu poin dari Barca yang duduk di peringkat kedua dan dua poin dari Levante yang turun ke peringkat ketiga. Levante bisa kembali ke puncak jika dalam pertandingan Senin (31/10/2011) WIB dini hari, berhasil mengalahkan Osasuna.

Madrid langsung menyerang sejak awal. Ronaldo membuka peluang Madrid di meit ke-5. Sepakan kaki kirinya sebenarnya sudah mengarah tepat ke sasaran. Namun, bola gagal menembus gawang Sociedad setelah kiper Claudio Bravo berhasil menghalaunya.

Namun, saat pertandingan berjalan sepuluh menit, Sociedad tak mampu lagi membendung gempuran Madrid. Umpan terobosan dari Fanio Coentrao dimanfaatkan dengan baik oleh Gonzalo Higuain. Higuain menceploskan bola ke gawang dengan sontekan kaki kanannya, membawa Madrid unggul 1-0.

Setelah mencetak gol, Madrid justru tampak kesulitan dalam mengancam gawang tuan rumah. Beberapa kali upaya mereka mentah di kaki para bek Sociedad.

"Los blancos" baru benar-benar mengancam di menit ke-27. Menyambut umpan Higuain, Sergio Ramos mengarahkan bola ke gawang dengan sundulannya. Tapi karena sundulannya tidak terlalu keras, bola pun dengan mudah ditangkap oleh Bravo.

Di menit ke-32, giliran Ronaldo yang mengancam. Tendangan jarak jauh yang ia lesakkan dari luar kotak penalti mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang Sociedad. Bola memang meluncur deras tapi Bravo masih sigap membloknya.

Sebelum laga berakhir, Madrid punya dua peluang emas lewat kaki Angel Di Maria (menit ke-40) dan Higuain (41). Namun, kedua peluang tersebut masih berhasil dipatahkan oleh kiper Sociedad. Hasilnya, hingga akhir pertandingan skor 1-0 untuk Madrid tetap bertahan.

Di babak kedua, Sociedad coba bangkit. Xabi Prieto dkk tampil lebih terbuka dan lebih berani menyerang. Mereka sempat beberapa kali merepotkan lini pertahanan Madrid yang dikomandoi oleh Pepe.

Pada menit ke-51, gawang Madrid pun sempat diancam Sociedad lewat tandukan Xabi Prieto memanfaatkan bola dari Carlos Martínez. Beruntung bagi Madrid, bola yang dilepaskan oleh Prieto masih mampu diamankan oleh Iker Casillas.

Casillas kembali melakukan penyelematan pada menit ke-61. Kali ini, kiper asal Spanyol tersebut mematahkan peluang yang didapat oleh Carlos Vela.

Permainan ngotot dari Sociedad ternyata membuat Madrid kewalahan. Pasukan Jose Mourinho tersebut terlihat sulit mengembangkan permainan, sehingga kerap gagal menembus pertahanan tuan rumah.

Memasuki menit-menit akhir, pertandingan berjalan keras. Beberapa kali pemain dari kedua tim melakukan pelanggaran keras dan beberapa diganjar kartu kuning. Enam kartu kuning harus dikeluarkan wasit di babak kedua ini, lima untuk Sociedad dan satu buat Madrid.

Akibatnya, kedua tim sulit untuk menciptakan peluang emas demi mencetak gol di babak ini. Keunggulan Madrid pun bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain
Sociedad
: Claudio Bravo, Cadamuro, Inigo Martínez, Vadim Demidov, Mikel Gonzalez, Carlos Martinez (Imanol Agirretxe 84), McDonald Mariga, Markel Bergara Larranaga (Ruben Parlo 87), Xabi Prieto, Daniel Estrada (Antoine Griezmann 61), Carlos Vela

Madrid: Iker Casillas, Sergio Ramos, Pepe, Fabio Coentrao, Alvaro Arbeloa, Xabi Alonso, Lassana Diarra (Sami Khedira 69), Cristiano Ronaldo, Angel Di María, Gonzalo Higuain (Karim Benzema 82), Mesut Oezil (Ricardo Kaka 64)
Penyebab Kematian Simoncelli oleh Tim Medis

Penyebab Kematian Simoncelli oleh Tim Medis

14.11 0
Sepang - Tim Medis akhirnya melansir penyebab kematian Marco Simoncelli. Direktur medis Dr Michele Macchiagodena menyebut, Simoncelli tewas akibat cedera di bagian kepala, leher, dan dada.

"Saya sangat sedih berada di sini untuk memberitahukan mengenai kematian Marco Simoncelli karena kecelakaan parah yang disebabkan oleh pembalap lain, ada trauma kepada kepala, leher dan dada," ujar Macchiagodena dalam konperensi pers di Sirkuit Sepang, Minggu (23/10/2011), yang juga dihadiri detikSport.

"Saat tim kami sampai, ia tak sadarkan diri. Saat ambulans datang, ia langsung diberikan CPR dan juga mendapatkan perawatan standar lainnya. CPR terus diberikan selama 45 menit karena bisa menolongnya. Sayangnya itu tidak bisa membantunya. Ia meninggal pukul 16.56 (waktu setempat, red)," lanjutnya.

Konperensi pers itu berlangsung selama enam menit dan juga dihadiri oleh Javier Alonso (Dorna Events Managing Director), Franco Uncini (Safety Delegates), Claude Danis (Presiden Komisi Keselamatan), dan Paul Butler (Race Director).

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tersebut terjadi ketika motor Simoncelli tergelincir miring ketika tengah menikung pada lap kedua.

Sial bagi Simoncelli, ia terjatuh di tengah lintasan. Imbasnya, ia dihantam Colin Edwards dan Valentino Rossi yang tengah melaju di belakangnya. Red flag pun dikibarkan dan balapan dihentikan.
Meninggalnya Marco Simoncelli

Meninggalnya Marco Simoncelli

14.10 0
Sepang - Marco Simoncelli akhirnya dinyatakan tewas setelah kecelakaan yang melibatkan dirinya di Sirkuit Sepang. Sebelumnya, dikabarkan sempat sadar meski kondisinya kritis.

Sesaat setelah kecelakaan yang menimpanya, kru Gresini Honda tampak pucat dan ada yang mengatakan kepada detikSport, "Kondisi Simoncelli sama sekali tidak bagus."

Namun, Dari informasi yang didapat detikSport di Sirkuit Sepang, Minggu (23/10/2011), Simoncelli tewas pada pukul 16.56 waktu setempat.

Sementara ini masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak MotoGP yang rencananya akan menggelar konperensi pers sesaat lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tersebut terjadi ketika motor Simoncelli tergelincir miring ketika tengah menikung pada lap kedua.

Sial bagi Simoncelli, ia terjatuh di tengah lintasan. Imbasnya, ia dihantam Colin Edwards dan Valentino Rossi yang tengah melaju di belakangnya. Red flag pun dikibarkan dan balapan dihentikan.