Minggu, 21 Februari 2010

Nutrisi untuk mengobati jerawat yang bandel

Siapa tak kesal dengan jerawat? Kulit muka memerah. Wajah dipenuhi benjolan yang tampak seperti bekas luka yang membengkak. Tak hanya di wajah, seringkali jerawat itu pun ‘menjalar’ ke daerah leher, dada, bahkan punggung.


Makanankah penyebab munculnya jerawat? Pendapat ini masih perlu diuji. Bahkan peran cokelat terhadap munculnya jerawat, sampai kini pun masih diragukan. Daripada lelah mencari penyebabnya, lebih baik menyimak makanan yang bisa mengurangi rasa sakit akibat jerawat.

Zat besi. Suplemennya bisa mengurangi rasa sakit akibat jerawat. Para dokter biasanya memberikan dosis 30 mg, 2-3 kali per hari selama beberapa bulan untuk mengobati jerawat. Setelah itu penggunaannya hanya 1 kali per hari. Biasanya dalam 12 minggu sudah terlihat hasilnya.

Zat besi mengandung lebih dari 300 jenis enzim. Sehingga efektif memperbaiki luka, membantu sintesa protein, membantu menghasilkan kembali sel-sel baru, memperkuat daya tahan tubuh, melindungi kita dari serang radikal bebas, bahkan efektif untuk memelihara fertilitas. Zat besi ini banyak terdapat antara lain pada daging, telur, dan sea food.

Vitamin A Dengan dosis sebanyak 300 ribu IU setiap hari untuk wanita dan 400-500 ribu per hari untuk pria, efektif untuk menyembuhkan jerawat. Sayangnya dosis sebanyak itu bisa menjadi racun bagi tubuh kita. Padahal penghentian penggunaannya bisa memunculkan kembali sang jerawat. Karena itu vit A jarang dijadikan treatment pengobatan untuk menanggulangi jerawat.

Dalam makanan, vit A ini dapat diperoleh dari hati, produk olahan susu, minyak ikan .
punggung juga bisa jadi ’sarang’ jerawat

Asam pantothenic. Yang ini adalah zat lain yang seringkali terkandung dalam krem obat jerawat. Pemberian 2,5 gr asam pantothenic dalam empat kali setiap hari (total 10 gr per hari) memberikan hasil yang optimal. Krem jerawat biasanya mengandung 20% asam pantothenic dengan penggunaan enam kali (olesan) per hari. Dosis yang cocok sudah pasti harus ditanyakan pada dokter kulit yang Anda datangi.




Asam pantothenic acid, seringkali disebut juga vitamin B5. Fungsinya, terutama penting dalam memproduksi, menyebarkan, dan melepaskan energi dari lemak. Sintesa kolesterol juga tergantung dari keberadaannya. Vit B5 banyak terdapat dalam hati, ragi, ikan salmon, sayuran, produk olahan susu, telur, bebijian, juga daging.

Niacinamide. Zat ini biasanya selalu terkandung dalam krem anti jerawat sekitar 4% dengan penggunaan dua kali per hari. Niacinamide ini pun ada dalam vitamin B3 (bersama niacin/ asam nicotinic). Dalam makanan bisa diperoleh dari kacang-kacangan, ikan, dan daging. Beberapa jenis Vit B juga terdapat dalam bebijian.

Vitamin B6. Penggunaannya sebanyak 50 mg per hari bisa mengurangi gejala premenstrual yang muncul dalam bentuk jerawat. Dalam makanan, vit B6 bisa diperoleh dari kentang, pisang, kismis, hati, kalkun, dan ikan tuna.

Tidak ada komentar: