Siklus Gairah Wanita

Siklus Gairah Wanita

01.28 0

Jakarta, Pasangan malas diajak bercinta atau malah tiba-tiba selalu bergairah? Jangan bingung. Temukan waktu yang tepat untuk bermesraan dengan mengetahui siklus gairah wanita.

Gairah seksual wanita pastinya dipengaruhi oleh perkembangan dan siklus hormon bulanan. Agar tak salah sangka kenapa si dia tiba-tiba berubah murung atau malah sangat menggoda, dilansir dari Femalefirst, Rabu (7/5/2008), ini dia jawabannya.

Hari 1 sampai 7

Hari pertama dihitung dari hari pertama wanita menstruasi wanita di bulan tersebut. Pada masa ini, gairah seksual sangat menurun. Hormon estrogen berada di tingkat yang sangat menjelang masa menstruasi.

Hari 8 sampai 14


Inilah momen seorang wanita merasa paling seksi dan mudah bergairah karena level estrogen mulai meningkat lagi. Ini adalah saat ketika tubuh merasa siap melepas telur-telur untuk reproduksi. Pada masa ini wanita berada di tahap paling subur.

Pada masa ini wanita-wanita biasanya merasa lebih seksi. Menurut penelitian terhadap beberapa pria, wanita terlihat lebih sensual dan menarik pada masa ini.

Hari 15 sampai 21

Hormon seksi estrogen mulai menurun. Hormon ovulasi biasanya sering terjadi sekitar hari ke-14 sehingga hasrat seks yang tinggi perlahan mulai berkurang.

Hari 21 Sampai 28


Hormon progesteron mulai menggantikan minggu ini. Para wanita mungkin tak menyadari kalau suaranya terdengar lebih berat dan seksi. Walau seksi secara suara, pada masa ini wanita mulai merasa beberapa gejala menjelang siklus haid berikutnya. Jangan heran kalau kekasih Anda lebih 'rewel' karena rasa mual dan mudah berganti mood sering dialami pada masa ini.
(fta/eny)
KissYouTube: Cara Lain Mendownload Klip Video dari You Tube

KissYouTube: Cara Lain Mendownload Klip Video dari You Tube

01.00 0
Ini hanyalah salah satu cara dari sekian cara bagaimana mendownload klip video dari You Tube. Ketika menonton sebuah klip video di You Tube, URL-nya akan seperti http://www.youtube.com/watch?v=xxxxx, misalnya:

http://www.youtube.com/watch?v=yJTwT2bJhrg

Nah untuk mendownload, tinggal tambahkan “kiss” didepan “youtube” dalam URL-nya, jadi seperti ini:


http://www.kissyoutube.com/watch?v=yJTwT2bJhrg

silahkan mencobanya, semoga berhasil

namun jika tidak berhasil maka coba yang ini

http://www.keepvid.com, baru2 saya gunakan dan berhasil

Pengantar €"Menuju Kehidupan Sebenarnya”

Pengantar €"Menuju Kehidupan Sebenarnya”

21.37 0

Oleh Ihsan Tanjung

Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pernah berkata: ”Pada saat manusia menemui kematiannya, maka iapun terbangun dari tidurnya.”

Berarti, kehidupan kita di dunia ini laksana sebuah mimpi. Hal ini sejalan dengan firman Allah:

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآَخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui” (QS Al-Ankabut 64)

Dalam kenyataan sehari-hari tidak sedikit manusia yang justru sangat serius dengan kehidupan dunia ini sambil memandang kehidupan akhirat -dengan derita neraka dan nikmat surganya- justru sebagai senda gurau dan main-main. Manusia sedemikian seriusnya ingin meraih kenikmatan dan keberhasilan dunia seolah itu semua merupakan kenikmatan dan keberhasilan final dan hakiki. Mereka berusaha sekuat mungkin menghindar dari kegagalan dan penderitaan dunia seolah itulah kegagalan dan penderitaan yang sejati.

Padahal kehidupan di dunia telah Allah taqdirkan bagi setiap manusia. Ada yang ditaqdirkan menikmati ”mimpi menyenangkan” di dunia. Ia menjadi orang kaya, terpandang, dipuja-puji manusia banyak, serba berkecukupan sehingga hidupnya selalu berlimpah. Sementara ada yang di taqdirkan mengalami ”mimpi buruk” selama hidupnya di dunia. Ia menjadi orang miskin, serba berkekurangan, terpinggirkan, terabaikan bahkan teraniaya.

Sedikit sekali manusia yang menyadari bahwa mimpi manapun yang dialaminya tidaklah menjadi persoalan penting. Kendati, sudah barang tentu, tidak ada manusia yang ingin menjalani kehidupan berupa mimpi buruk menjadi orang miskin, serba berkekurangan, terpinggirkan, terabaikan bahkan teraniaya. Demikian pula sebaliknya. Manusia mana yang menolak ditaqdirkan Allah menjalani kehidupan dalam bentuk mimpi menyenangkan menjadi orang kaya, terpandang, dipuja-puji manusia banyak, serba berkecukupan sehingga hidupnya selalu berlimpah. Tapi seorang mu’min sungguh sadar bahwa isyu utama yang perlu difikirkan adalah bagaimana nasibnya saat Allah mencabut nyawanya. Adapun jenis mimpi apa yang Allah taqdirkan bagi dirinya hanyalah sebuah ujian/testcase untuk melihat jenis respon apa yang bakal ditampilkannya. Persis seperti ucapan Nabi Muhammad saw sebagai berikut:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Urusan orang beriman itu menakjubkan. Sesungguhnya urusannya semua baik. Dan hal itu tidak dialami seorangpun kecuali orang beriman. Bila ia mendapat karunia, ia bersyukur. Maka bersyukur itu baik baginya. Bila ia mendapat mudharat, ia bersabar. Maka bersabar itu baik baginya.” (Muslim 14/280)

Alangkah bodohnya seseorang yang hidup di dunia dalam mimpi meyenangkan namun ia lalai akan saat kematian. Sehingga saat ia bangun dari mimpinya ia berada dalam kegelisahan dan penyesalan berkepanjangan. Apalagi orang yang hidup di dunia dan menjalani mimpi buruk. Lalu saat ia bangun menjalani hidupnya di akhirat, ternyata keadaannya lebih buruk lagi, penuh penyesalan dan penderitaan abadi. Demikianlah keadaan orang-orang yang tidak beriman akan kehidupan akhirat. Mereka menyangka hidup hanya di dunia semata. Mereka tertipu oleh dunia. Allah gambarkan logika berfikir mereka sebagai berikut:

وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ
وَمَا لَهُمْ بِذَلِكَ مِنْ عِلْمٍ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ

“Dan mereka berkata, "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.” (QS Al-Jatsiyah 23-24)

Sedangkan orang beriman sangat yakin dan selalu mempersiapkan dirinya menghadapi kehidupan sejati, yakni akhirat. Sebab mereka diberitahu Allah bahwa akhirat itulah yang hendaknya didambakan.

تُرِيدُونَ عَرَضَ الدُّنْيَا وَاللَّهُ يُرِيدُ الْآَخِرَةَ

“...kalian menghendaki harta benda dunia, sedangkan Allah menghendaki akhirat (untukmu)…” (QS Al-Anfal 67)
Orang beriman sibuk bukan untuk masa tuanya di dunia. Tapi ia sibuk mempersiapkan berbagai investasi berupa ’amal ’ibadah dan ’amal sholeh untuk masa hidupnya yang sejati, yakni akhirat.

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ
(الترمذي)

“Orang yang paling cerdas ialah barangsiapa yang
menghitung-hitung/evaluasi/introspeksi (‘amal-perbuatan) dirinya
dan ber’amal untuk kehidupan setelah kematian.”(At-Tirmidzi 8/499)

Ia sangat terobsesi akan keberhasilannya di akhirat sehingga keberhasilannya di dunia menjadi sesuatu yang ia kejar secukupnya. Ia sangat sibuk menghindari kegagalan di akhirat sehingga berbagai kegagalan di dunia ia hindari sewajarnya. Ingatannya akan akhirat sangat dominan sehingga ingatannya akan dunia menjadi sebatas ”asal tidak lupa” bahwa ia masih hidup di dunia.

وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni`matan) duniawi..” (QS Al-Qashash 77)

Apabila anda mempunyai saran atau kritik untuk rubrik atau artikel ini, silahkan kirimkan melalui email kepada penulis di ican_ipin@eramuslim.com

Kapan Kebangkitan Islam Datang Seperti Dulu?

Kapan Kebangkitan Islam Datang Seperti Dulu?

21.20 0

Assalamu'alaikum wr wb.

Ust sarwat Lc yang saya hormati.

Kalau kita baca dalam sejarah bukankah umat Islam dulu pernah berjaya, berkuasa dan adidaya. Bahkan tidak ada tandingannya baik dari budaya, kesenian, peradaban dan lainnya.

Yang ingin saya tanyakan:

1. Kapan masanya umat Islam akan bangkit dan berkuasa seperti dulu?

2. Kira-kira dari sisi mana dulu kebangkitan Islam itu akan datang?

Kalau kita amati keadaan skarang, sepertinya bukan hal yang mudah untuk mewujudkan kebangkitan Islam dan mengalahkan musuh-musuh kita.

Karena iptek, media dan lain-lain, semua dikuasai oleh barat. Sementara kita semakin tertinggal dan malah asyik perang saudara. Sekian dulu dari saya.

Wassalamu'alaikum wr wb.

Opik

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ada dua skenario dalam kebangkitan Islam di masa yang akan datang.

Pertama: Lewat Bangsa Maju

Abad ke-21 ini memang era yang ajaib, sebuah era di mana orang-orang kafir berdondong-bondong masuk Islam. Eropa sudah mengalami Islamisasi hingga menurut Greet Wilder, jumlahnya sudah 54 juta orang.

Sementara bangsa-bangsa non muslim di Eropa sebentar lagi punah. Sebab mereka umumnya tidak mau punya anak. Bayangkan, sebuah peradaban punya pandangan untuk tidak punya anak. Dengan data dan rumus tertentu, kita bisa menghitung kapan mereka akan punah, seperti gajah Afrika, harimau Sumatera dan panda di Cina.

Maka kabar gembiran Rasulullah SAW bahwa umat Islam akan menguasai Eropa sudah terjawab hari ini. Setidaknya kia sudah merasakan langsung bagaimana era muslim itu segera muncul.

Kedua: Lewat Bangsa Muslim

Yang masih menjadi tanda tanya besar adalah bangsa-bangsa muslim sendiri. Mereka memang sudah pernah mengalami kejayaan peradaban, dan kini sedang nyungsep di bawah kaki kekuasaan barat.

Berontak secara militer barangkali bukan pilihan sederhana, sebab semua unsur kekuatan ada di tangan musuh. Lagian selama hampir 50 tahun perang melawan barat, bangsa-bangsa muslim tetap saja tetap di bawah hegemoni mereka. Memang secara fisik kita tidak dijajah, tapi secara teknologi, ekonomi, politik, birokrasi, managemen dan life style, kita memang sangat terjajah.

Dalam pandangan kami, kalau sekedar menguasai teknologi, rasanya tidak ada masalah. Nyaris semua teknologi yang ada di barat sana, sudah bisa kita terapkan di sini.

Bahkan bukan sekedar kita beli sebagai hasil bentuk produksi, tetapi kita pun sudah punya begitu banyak para ekspert di bidang yang produksinya belum ada di negeri ini.

Saat kami menuliskan jawaban ini, kami baru saja mendarat dari kunjungan silaturrahim ke Jepang. Di sana, kami bertemu dengan sekian ratus mahasiswa program S-3 dari bermacam bidang keahlian. Ada yang ahli nuklir, listrik, enginering, pertanian, komputer, mesin dan seterusnya.

Yang namanya orang pintar dari bangsa kita yang muslim ini tidak sedikit. Dahulu ada pak Habibie, Baiquni dan lainnya. Dan di zaman sekarang ini, jumlahnya sudah tidak terhitung lagi.

Nyaris semua kota di Jepang yang ada perguran tingginya, diisi oleh para mahasiswa jenius dari bangsa Indonesia. Mereka muslim dan sangat terjaga kualitas keIslamannya, termasuk juga perhatian yang besar dalam masalah penerapan syariah dalam kehidupan.

Kalau dihitung-hitung, keberadaan mereka ini saja sudah menjadi modal dasar untuk membangun teknologi di negeri kita. Dan secara hitungan sederhana, kita bisa saja membangun peradaban secara fisik menyamai Jepang. Bahkan kalau perlu lebih maju dari Jepang.

Kita bisa saja membuat Shinkansen yang bisa ngebut dengan kecepatan 450 km per jam. Teknologinya bisa dengan mudah diadaptasi. Bahkan para pengusaha pasti berebut untuk mendanai, sebab pasarnya secara bisnis sangat menggiurkan. Dan itu sudah dibuktikan di Jepang, sejak tahun berdiri hingga kini mereka sudah tinggal menikmati keuntungannya.

Bodoh sekali kalau di Indonesia tidak segera diciptakan model Shinkansen, yang mungkin bisa saja lebih cepat dari yang ada di Jepang. Jadi jarak Jakarta Surabaya cukup 2 jam, tanpa boarding, pemerikasaan dan ke bandara. Ke Bali bisa saja cuma 3 jam. Dalam waktu singkat, kalau birokrasinya jelas dan mendukung, pasti akan segera break event point.

Titik Pangkal Masalah

Yang jadi masalah buat bangsa kita ini justru pada mentalitasnya. Di antaranya mental di kalangan para birokrat yang jadi broker. Tidak ada teknologi baru yang masuk dan didirikan, kecuali mereka minta 'jatah'. Dan jatah ini sama sekali tidak jelas nilainya. Bisa sangat mahal dan menghabiskan waktu.

Belum lagi kendala kesimpang-siuran alur birokrasi yang semakin rumit. Semua itu membuat teknologi menjadi sulit masuk ke negeri kita.

Berbeda dengan mentalitas para birokrat Jepang, di mana mereka sengaja menyiapkan 'pengambil-alihan' teknologi. Ketika Jepang dulu belum bisa membuat mobil, mereka kirim mahasiswa ke Amerika. Mereka juga beli beberapa mobil untuk sample. Lalu mesin-mesin mobil itu dibawa pulang ke Jepang untuk dibedah dan dipelajari.

Awalnya tiruan itu masih belum bagus, karena ada beberapa kompnen yang ternyata perlu presisi tinggi. Hasil awalnya masih seperti motor-motor Cina yang kita kenal. Gampang rusak dan cepat jebol.

Tapi lama-lama, mereka dengan tekun terus berjuang sehingga akhirnya menjadi industri otomotif terkemuka di dunia. Bahkan bangsa Amerika pun mengimpor mobil dari Jepang. Motornya pak polisi CHIPS di California bermerek Honda.

Jadi yang membedakan antara Indonesia dan Jepang justru pada mentalitas dan pola birokrasi para penguasa. Bukan sekedar urusan iman dan ibadah. Percuma punya iman tinggi tapi tidak mengejawantah dalam bentuk sikap dan mental.

Iman Teoritis

Model iman bangsa-bangsa muslim kebanyakan hanya sebatas teori tauhid rububiyah dan uluhiyah, itu pun hanya sekedar hafalan di buku pelajaran. Atau sekedar bisa untuk memvonis orang lain sebagai ahli bid'ah dan ahli syirik.

Tapi iman model begitu itu tidak menghasilkan sesuatu yang produktif dan bisa membangun peradaban. Itulah kenapa bangsa Jepang sampai hari ini belum lagi kita lihat tertarik masuk Islam.

Sebaliknya, ada sekian banyak sunnatullah yang justru saat ini kita tidak penuhi. Misalnya, bagaimana korupsi berjamaah itu masih saja menjadi 'agama' bangsa kita. Juga penyalah-gunaan jabatan dan wewenang dari jabatan birokrasi yang hanya untuk mengumpulkan kekayaan pribadi. Dan repotnya, mereka ini justru yang menjadi penghalang kemajuan dari segi teknologi.

Kita juga masih saksikan bagaimana para pejabat dan birokrat masih asyik menjual asset bangsa. Minyak bumi, batu bara, emas, bahkan insdustri besar yang susah payah dibangun, semua dijual dengan harga kaki lima.

Jadi kendala kita yang sebenarnya adalah negeri kita dipimpin oleh orang 'jahat', tapi 'orang jahat' itu adalah diri kita sendiri. Sebab begitu 'orang jahat' itu diganti, para penggantinya pun cenderung jadi jahat juga. Intinya cuma gantian saja, siapa yang jadi penjahat. Hari ini si fulan jadi tokoh jahat, besok gantian, lawan politiknya yang jadi penjahat.

Rupanya jabatan itu seringkali mengubah orang jadi jahat. Terkadang orang yang tadinya baik, begitu jadi pejabat akhirnya ikut juga jadi jahat. Wah, repot juga ya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Google AdSense - (Bukan) Cara Mudah Mendapatkan Uang di Internet

Google AdSense - (Bukan) Cara Mudah Mendapatkan Uang di Internet

20.50 0
Google AdSense adalah cara mudah untuk meraup dollar di internet

Benarkah?

Jika Anda termasuk orang” yg masuk ke bisnis AdSense karena mengganggap AdSense adalah cara mudah untuk mendapatkan uang di internet, maka dengan berat hati saya harus mengatakan kalo “Anda salah!“.

Mitos ini tak lebih dari sekedar propaganda yg dilancarkan oleh orang” yg berusaha untuk meraih keuntungan dari para pemula ato orang awam. Dengan menjual e-book misalnya. Ato memberikan pelatihan tidak gratis dng biaya iuran bulanan yg tidak murah. Ato juga menjual software” ato template” yg membuat Anda seolah” bisa ongkang” kaki di depan komputer dan melihat uang masuk dng sendiri.

Kenyataannya?

Sedikit sekali publisher” baru (istilah bagi webmaster yg memasang iklan AdSense di situsnya) yg bisa terus survive dan menghasilkan pendapatan yg signifikan dan sebanding (bahkan lebih) dng usaha yg dilakukannya. Sama seperti hasil survey mengenai wirausaha yg beberapa waktu lalu saya baca. Dari sekian banyak usahawan baru, hanya 20% saja yg bisa bertahan melewati tahun pertama. Persentase ini akan semakin menyusut di setiap tahunnya, dan bukan tidak mungkin di tahun ke-lima nanti hanya tersisa 1-2 usahawan sukses dari angkatan tersebut.

Begitu pula bisnis AdSense.

Saya mengikuti hampir semua forum lokal yg membahas ttg AdSense, dan dari banyak kasus yg ada, kesalahan (baca: kegagalan) berpangkal pada anggapan di atas yg tanpa disadari telah menjadi semacam pedoman “kerja” bagi para publisher pemula.

Content yg didapat dari hasil copy-paste, topik yg terbius oleh iming” high paying keyword, situs/blog yg dibuat secara otomatis dng software, dan sebagainya. Seolah” hanya dng bermodal dengkul seperti itu, dollar akan datang dengan sendirinya.

Yg lebih parah, karena sudah terlanjur termakan oleh mitos, maka publisher” muda ini akan berusaha menggunakan cara apa pun untuk sekedar menggemukkan pundi” dollar di statistik AdSense mereka. Click fraud, force click, dan automated click, hanyalah sebagian kecil dari usaha tidak-halal yg dilakukan.

Hasilnya, meskipun di awal” tampak aman, surat banned pun melayang juga pada akhirnya.

Yah teman, bisnis AdSense pada kenyataannya tidak semudah yg digembor”kan.

Memang, saya tidak akan mengingkari adanya publisher” yg cukup berhasil hanya dng berpangku-tangan saja. Tapi sekali lagi yg perlu diinget, persentase-nya amatlah kecil, jika dibandingkan dng yg gagal.

Bagaimana solusinya?

Yang paling utama tentunya adalah menghilangkan anggapan bahwa bisnis AdSense adalah bisnis yg mudah dan tidak perlu usaha keras. Ingat, semua jenis bisnis pasti beresiko dan butuh usaha. Apa pun itu.

Selanjutnya, langkah” berikut mungkin dapat dijadikan pedoman awal dalam meraih sukses dng AdSense.

  1. Selalu mulai dng membuat situs web dng topik yg Anda kuasai ato Anda suka. Lupakan high paying keyword. Jadikan situs ini sebagai situs utama Anda, ato menurut istilah saya adalah situs inti / poros.
  2. Stl situs selesai, lanjutkan dng melakukan optimasi dari sisi SEO (Search Engine Optimization).
  3. Langkah berikutnya adalah promosi situs. Promosi dpt berupa melakukan submit ke situs” search engine, pemasangan iklan baik online maupun offline, direktori, top list, dan sebagainya. And for God’s sake, hindari SPAM!
  4. Selanjutnya, Anda tinggal menunggu hasilnya sambil terus secara berkala melakukan update (kecuali untuk situs” jenis tertentu yg tidak membutuhkan update dari webmaster).
  5. Berdoa. Kita sudah berusaha, maka jangan lupa untuk berdoa semoga usaha yg kita lakukan tidak sia”.
  6. Jika saatnya sudah tepat, lakukan ekspansi bisnis dng membuat situs baru dan lihat kembali pada langkah 1 di atas.

Bagaimana detilnya? Tunggu artikel selanjutnya :)

Tulisan ini adalah bagian pertama dari entah berapa bagian yg sama sekali belum direncanakan.

Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 8 May 2006. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah separuh atau seluruh bagian dari isi.
Menkeu Janji Gaji PNS Naik Lagi

Menkeu Janji Gaji PNS Naik Lagi

20.51 0
Jakarta, Tribun - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah kembali menjanjikan kenaikan gaji bagi pegawai negeri sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian RI (Polri) pada tahun 2009 mendatang.
Persentase kenaikan belum ditetapkan namun Sri memberi sinyal gaji terendah bagi PNS di tahun depan adalah Rp 2 juta per bulan.

Selain itu, menkeu juga berjanji tetap memberikan gaji ke-13 bagi ketiga aparat pemerintah itu untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
"Ini sebagaimana keinginan presiden yang meminta bahwa selama beliau menjadi pemimpin, upah rill PNS harus semakin sejahtera, termasuk TNI dan Polri," kata Sri saat menyampaikan pengarahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2008 di Jakarta, Selasa (6/5).
Menkeu mengklaim, di saat awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), gaji terendah untuk PNS adalah sekitar Rp 700 ribu per bulan, sedangkan saat ini berada pada sekitar Rp 1,6 juta per bulan.
"Gaji terendah itu bagi PNS dengan nol pengalaman dan merupakan kelompok terendah," katanya.
SBY, kata Sri, sudah meminta kepada departemen keuangan untuk membahas kenaikan gaji yang membuat gaji PNS, TNI, dan Polri di tahun 2009, minimal Rp 2 juta per bulan.
20 Persen
Per 1 April 2008, gaji pegawai di tiga instansi pemerintah itu sudah naik sebesar 20 persen.
Dengan kenaikan terbaru ini, saat ini gaji pokok PNS terendah mencapai Rp 910 ribu dan tertinggi sebesar Rp 2,91 juta.
Tentu di luar berbagai macam tunjangan yang melekat sesuai jabatan yang disandang PNS yang bersangkutan.
Sedangkan gaji pokok TNI dan Polri yang terendah mencapai Rp 952.200 dan tertinggi sebesar Rp 3.015.300.
Untuk hakim, gaji pokok terendah mencapai Rp 1,976 juta dan tertinggi Rp 4.978.300.
TRIK Klik PTC

TRIK Klik PTC

00.48 0

Jika anda sudah mengikuti PTC maka anda akan menglik iklan-iklan yang ada di PTC tersebut, akan tetapi jika internet anda lelet (sangat lama loadingnya) maka hal tersebut merugikan.

Ada trik yang bagus dan saya sudah mencobanya yaitu jika toolbar dari PTC muncul maka tekan ESC di keyboard maka otomatis htungan mundur dimulai tanpa harus menunggu iklannya di tayangkan, Mudah kan ? nah silahkan anda mendaftar di PTC saya disini..

mengambil font dari configurasi File

mengambil font dari configurasi File

00.43 0
Nah bagi yang ingin mengambil font dari configurasi File maka disinilah tempatnya...
Silahkan anda simak artikel berikut ini yang di buat oleh Ali Reza Mortazavi

** mengambil font dari configurasi file**

unit DelphiCenterU1;

interface

uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls, IniFiles;

type
TForm1 = class(TForm)
Button1: TButton;
Button2: TButton;
ListBox1: TListBox;
FontDialog1: TFontDialog;
procedure Button1Click(Sender: TObject);
procedure Button2Click(Sender: TObject);
procedure ListBox1Click(Sender: TObject);
procedure FormCreate(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;

var
Form1: TForm1;

implementation

{$R *.dfm}
var
MyFile: string = 'C:\Font.Ini';
(*----------------------------------------------------*)

function FontStyletoStr(St: TFontStyles): string;
var
S: string;
begin
S := '';
if St = [fsbold] then S := 'Bold'
else if St = [fsItalic] then S := 'Italic'
else if St = [fsStrikeOut] then S := 'StrikeOut'
else if St = [fsUnderline] then S := 'UnderLine'

else if St = [fsbold, fsItalic] then S := 'BoldItalic'
else if St = [fsBold, fsStrikeOut] then S := 'BoldStrike'
else if St = [fsBold, fsUnderline] then S := 'BoldUnderLine'
else if St = [fsBold..fsStrikeOut] then S := 'BoldItalicStrike'
else if St = [fsBold..fsUnderLine] then S := 'BoldItalicUnderLine'
else if St = [fsbold..fsItalic, fsStrikeOut] then S := 'BoldItalicStrike'
else if St = [fsBold, fsUnderline..fsStrikeOut] then S := 'BoldStrikeUnderLine'

else if St = [fsItalic, fsStrikeOut] then S := 'ItalicStrike'
else if St = [fsItalic..fsUnderline] then S := 'ItalicUnderLine'
else if St = [fsUnderLine..fsStrikeOut] then S := 'UnderLineStrike'
else if St = [fsItalic..fsStrikeOut] then S := 'ItalicUnderLineStrike';
FontStyletoStr := S;
end;
(*----------------------------------------------------*)

function StrtoFontStyle(St: string): TFontStyles;
var
S: TfontStyles;
begin
S := [];
St := UpperCase(St);
if St = 'BOLD' then S := [fsBold]
else if St = 'ITALIC' then S := [fsItalic]
else if St = 'STRIKEOUT' then S := [fsStrikeOut]
else if St = 'UNDERLINE' then S := [fsUnderLine]

else if St = 'BOLDITALIC' then S := [fsbold, fsItalic]
else if St = 'BOLDSTRIKE' then S := [fsBold, fsStrikeOut]
else if St = 'BOLDUNDERLINE' then S := [fsBold, fsUnderLine]
else if St = 'BOLDITALICSTRIKE' then S := [fsBold..fsStrikeOut]
else if St = 'BOLDITALICUNDERLINE' then S := [fsBold..fsUnderLine]
else if St = 'BOLDITALICSTRIKE' then S := [fsbold..fsItalic, fsStrikeOut]
else if St = 'BOLDSTRIKEUNDERLINE' then S := [fsBold, fsUnderline..fsStrikeOut]

else if St = 'ITALICSTRIKE' then S := [fsItalic, fsStrikeOut]
else if St = 'ITALICUNDERLINE' then S := [fsItalic..fsUnderline]
else if St = 'UNDERLINESTRIKE' then S := [fsUnderLine..fsStrikeOut]
else if St = 'ITALICUNDERLINESTRIKE' then S := [fsItalic..fsStrikeOut];

StrtoFontStyle := S;
end;
(*----------------------------------------------------*)
//Example for Write Font

procedure SaveFont(S: string);
var
Ini: TIniFile;
begin
Ini := TIniFile.Create(S);
with Form1.ListBox1 do
begin
with Font do
begin
Ini.WriteString('Fonts', 'List Name', Name);
Ini.WriteInteger('Fonts', 'List Size', Size);
Ini.WriteInteger('Fonts', 'List Color', Color);
S := FontStyletoStr(Style);
if S <> '' then Ini.WriteString('Fonts', 'List Style', S);
end;
Ini.WriteInteger('Colors', 'List Color', Color);
end;
Ini.Free;
end;
(*----------------------------------------------------*)
//Example for Read Font

procedure LoadFont(S: string);
var
Ini: TIniFile;
begin
Ini := TIniFile.Create(S);
with Form1.ListBox1 do
begin
with Font do
begin
Name := Ini.ReadString('Fonts', 'List Name', Name);
Size := Ini.ReadInteger('Fonts', 'List Size', Size);
Color := Ini.ReadInteger('Fonts', 'List Color', Color);
S := Ini.ReadString('Fonts', 'List Style', '');
if S <> '' then Style := StrtoFontStyle(S);
end;
Color := Ini.ReadInteger('Colors', 'List Color', Color);
end;
Ini.Free;
end;
(*----------------------------------------------------*)

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
SaveFont(MyFile);
end;
(*----------------------------------------------------*)

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
LoadFont(MyFile);
end;
(*----------------------------------------------------*)

procedure TForm1.ListBox1Click(Sender: TObject);
begin
with FontDialog1 do if Execute then ListBox1.Font := Font;
end;
(*----------------------------------------------------*)

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);
var
i: Byte;
begin
for i := 1 to 10 do
ListBox1.Items.Add('Item ' + IntToStr(i));
end;
(*----------------------------------------------------*)

end.

Semoga bermanfaat
Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan

Momentum Kebangkitan Nasional yang Memalukan

00.39 1
Di berbagai media, di tengah kesulitan hidup yang kian melilit rakyat, di tengah kemiskinan yang kian menjadi, di tengah keputus-asaan rakyat banyak yang kian membuncah, di tengah himpitan kemelaratan, di tengah pesta korupsi dan mark-up anggaran negara (baca: uang rakyat) yang dilakukan para pejabat negara, memasuki bulan Mei 2008 bangsa ini dicekoki dengan ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional’. Hal ini tentunya dikaitkan dengan berdirinya organisasi Boedhi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908.

Jika salah satu syair dari Taufiq Ismail berjudul “Malu Aku Jadi Orang Indonesia’, maka sekarang ini judul syair tersebut bertambah relevan. Betapa memalukannya sebuah bangsa yang katanya besar ternyata masih saja salah menetapkan tonggak kebangkitannya sendiri. Dan parahnya, hal ini ternyata didukung oleh tokoh-tokoh dan partai Islam yang seharusnya menjadi agen pencerahan bangsa.

Misal salah satunya, sebuah partai politik Islam besar akhir April lalu memasang sebuah iklan hitam putih seperempat halaman di sebuah harian ternama nasional. Dalam iklan tersebut, partai ini dengan tanpa malu memuat ‘Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional: Harapan Itu Masih Ada”. Disadari atau tidak, iklan ini telah ikut meracuni pemikiran generasi muda bangsa dengan ikut-ikutan latah menyiarkan kedustaan dan kesalahan yang fatal. Padahal partai ini kebanyakan diisi oleh orang-orang muda yang katanya intelek. Namun kenyataan yang terjadi sungguh memalukan!

Sayyid Quthb di dalam “Tafsir Baru Atas Realitas” (1996) menyatakan orang-orang yang mengikuti sesuatu tanpa pengetahuan yang cukup adalah sama dengan orang-orang jahiliyah, walau orang itu mungkin seorang ustadz bahkan profesor. Jangan sampai kita “Fa Innahu Minhum” (kita menjadi golongan mereka) terhadap kejahiliyahan.

Situs eramuslim.com sekurangnya sudah tiga kali memuat tentang organisasi Boedhi Oetomo (BO) dan memaparkan bahwa organisasi ini sama sekali tidak berhak dijadikan tongak kebangkitan nasional karena BO sama sekali tidak pernah mencita-citakan kemerdekaan, pro-penjajahan yang dilakukan Belanda, dan banyak tokohnya anggota aktif Freemasonry yang merupakan organisasi pendahulu dari Zionisme. Seharusnya, tonggak kebangkitan nasional disematkan pada momentum berdirinya organisasi Syarikat Dagang Islam (SDI) yang kemudian berubah menjadi Syarikat Islam (SI) pada tahun 1905, tiga tahun sebelum BO.

Sebab itu, agar kita lagi-lagi tidak salah menganggap tahun 2008 ini sebagai Momentum 1 Abad Kebangkitan Nasional, maka Kami lagi-lagi menurunkan artikel terkait hal tersebut, agar kebenaran tetaplah kebenaran, dan sama sekali tidak akan goyah walau dengan alasan politis sekali pun. Sejarah adalah History, bukan His-Story!

Penghinaan Terhadap Perjuangan Umat Islam

Dipilihnya tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional, sesungguhnya merupakan suatu penghinaan terhadap esensi perjuangan merebut kemerdekaan yang diawali oleh tokoh-tokoh Islam. Karena organisasi Syarikat Islam (SI) yang lahir terlebih dahulu dari Boedhi Oetomo (BO), yakni pada tahun 1905, yang jelas-jelas bersifat nasionalis, menentang penjajah Belanda, dan mencita-citakan Indonesia merdeka, tidak dijadikan tonggak kebangkitan nasional.

Mengapa BO yang terang-terangan antek penjajah Belanda, mendukung penjajahan Belanda atas Indonesia, a-nasionalis, tidak pernah mencita-citakan Indonesia merdeka, dan anti-agama malah dianggap sebagai tonggak kebangkitan bangsa? Ini jelas kesalahan fatal.

Akhir Februari 2003, sebuah amplop besar pagi-pagi telah tergeletak di atas meja kerja penulis. Pengirimnya KH. Firdaus AN, mantan Ketua Majelis Syuro Syarikat Islam kelahiran Maninjau tahun 1924. Di dalam amplop coklat itu, tersembul sebuah buku berjudul “Syarikat Islam Bukan Budi Utomo: Meluruskan Sejarah Pergerakan Bangsa” karya si pengirim. Di halaman pertama, KH. Firdaus AN menulis: “Hadiah kenang-kenangan untuk Ananda Rizki Ridyasmara dari Penulis, Semoga Bermanfaat!” Di bawah tanda tangan beliau tercantum tanggal 20. 2. 2003.

KH. Firdaus AN telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Namun pertemuan-pertemuan dengan beliau, berbagai diskusi dan obrolan ringan antara penulis dengan beliau, masih terbayang jelas seolah baru kemarin terjadi. Selain topik pengkhianatan the founding-fathers bangsa ini yang berakibat dihilangkannya tujuh buah kata dalam Mukadimmah UUD 1945, topik diskusi lainnya yang sangat konsern beliau bahas adalah tentang Boedhi Oetomo.

“BO tidak memiliki andil sedikit pun untuk perjuangan kemerdekan, karena mereka para pegawai negeri yang digaji Belanda untuk mempertahankan penjajahan yang dilakukan tuannya atas Indonesia. Dan BO tidak pula turut serta mengantarkan bangsa ini ke pintu gerbang kemedekaan, karena telah bubar pada tahun 1935. BO adalah organisasi sempit, lokal dan etnis, di mana hanya orang Jawa dan Madura elit yang boleh menjadi anggotanya. Orang Betawi saja tidak boleh menjadi anggotanya, ” tegas KH. Firdaus AN.

BO didirikan di Jakarta tanggal 20 Mei 1908 atas prakarsa para mahasiswa kedokteran STOVIA, Soetomo dan kawan-kawan. Perkumpulan ini dipimpin oleh para ambtenaar, yakni para pegawai negeri yang setia terhadap pemerintah kolonial Belanda. BO pertama kali diketuai oleh Raden T. Tirtokusumo, Bupati Karanganyar kepercayaan Belanda, yang memimpin hingga tahun 1911. Kemudian dia diganti oleh Pangeran Aryo Notodirodjo dari Keraton Paku Alam Yogyakarta yang digaji oleh Belanda dan sangat setia dan patuh pada induk semangnya.

Di dalam rapat-rapat perkumpulan dan bahkan di dalam penyusunan anggaran dasar organisasi, BO menggunakan bahasa Belanda, bukan bahasa Indonesia. “Tidak pernah sekali pun rapat BO membahas tentang kesadaran berbangsa dan bernegara yang merdeka. Mereka ini hanya membahas bagaimana memperbaiki taraf hidup orang-orang Jawa dan Madura di bawah pemerintahan Ratu Belanda, memperbaiki nasib golongannya sendiri, dan menjelek-jelekkan Islam yang dianggapnya sebagai batu sandungan bagi upaya mereka, ” papar KH. Firdaus AN.

Di dalam Pasal 2 Anggaran Dasar BO tertulis “Tujuan organisasi untuk menggalang kerjasama guna memajukan tanah dan bangsa Jawa dan Madura secara harmonis. ” Inilah tujuan BO, bersifat Jawa-Madura sentris, sama sekali bukan kebangsaan.

Noto Soeroto, salah seorang tokoh BO, di dalam satu pidatonya tentang Gedachten van Kartini alsrichtsnoer voor de Indische Vereniging berkata: “Agama Islam merupakan batu karang yang sangat berbahaya... Sebab itu soal agama harus disingkirkan, agar perahu kita tidak karam dalam gelombang kesulitan. ”

Sebuah artikel di “Suara Umum”, sebuah media massa milik BO di bawah asuhan Dr. Soetomo terbitan Surabaya, dikutip oleh A. Hassan di dalam Majalah “Al-Lisan” terdapat tulisan yang antara lain berbunyi, “Digul lebih utama daripada Makkah”, “Buanglah Ka’bah dan jadikanlah Demak itu Kamu Punya Kiblat!” (M. S) Al-Lisan nomor 24, 1938.

Karena sifatnya yang tunduk pada pemerintahan kolonial Belanda, maka tidak ada satu pun anggota BO yang ditangkap dan dipenjarakan oleh Belanda. Arah perjuangan BO yang sama sekali tidak berasas kebangsaan, melainkan chauvinisme sempit sebatas memperjuangkan Jawa dan Madura saja telah mengecewakan dua tokoh besar BO sendiri, yakni Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo, sehingga keduanya hengkang dari BO.

Bukan itu saja, di belakang BO pun terdapat fakta yang mencengangkan. Ketua pertama BO yakni Raden Adipati Tirtokusumo, Bupati Karanganyar, ternyata adalah seorang anggota Freemasonry. Dia aktif di Loge Mataram sejak tahun 1895.

Sekretaris BO (1916), Boediardjo, juga seorang Mason yang mendirikan cabangnya sendiri yang dinamakan Mason Boediardjo. Hal ini dikemukakan dalam buku “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962” (Dr. Th. Stevens), sebuah buku yang dicetak terbatas dan hanya diperuntukan bagi anggota Mason Indonesia.

Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo Kecewa dengan BO

Karena BO tidak pernah membahas kebangsaan dan nasionalisme, mendukung penjajahan Belanda atas Indonesia, anti agama, dan bahkan sejumlah tokohnya ternyata anggota Freemasonry. Ini semua mengecewakan dua pendiri BO sendiri yakni Dr. Soetomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo, sehingga keduanya akhirnya hengkang dari BO.

Tiga tahun sebelum BO dibentuk, Haji Samanhudi dan kawan-kawan mendirikan Syarikat Islam (SI, awalnya Syarikat Dagang Islam, SDI) di Solo pada tanggal 16 Oktober 1905. “Ini merupakan organisasi Islam yang terpanjang dan tertua umurnya dari semua organisasi massa di tanah air Indonesia, ” tulis KH. Firdaus AN.

Berbeda dengan BO yang hanya memperjuangkan nasib orang Jawa dan Madura—juga hanya menerima keanggotaan orang Jawa dan Madura, sehingga para pengurusnya pun hanya terdiri dari orang-orang Jawa dan Madura—sifat SI lebih nasionalis. Keanggotaan SI terbuka bagi semua rakyat Indonesia yang mayoritas Islam. Sebab itu, susunan para pengurusnya pun terdiri dari berbagai macam suku seperti: Haji Samanhudi dan HOS. Tjokroaminoto berasal dari Jawa Tengah dan Timur, Agus Salim dan Abdoel Moeis dari Sumatera Barat, dan AM. Sangaji dari Maluku.

Guna mengetahui perbandingan antara kedua organisasi tersebut—SI dan BO—maka di bawah ini dipaparkan perbandingan antara keduanya:

Tujuan:

- SI bertujuan Islam Raya dan Indonesia Raya,

- BO bertujuan menggalang kerjasama guna memajukan Jawa-Madura (Anggaran Dasar BO Pasal 2).

Sifat:

- SI bersifat nasional untuk seluruh bangsa Indonesia,

- BO besifat kesukuan yang sempit, terbatas hanya Jawa-Madura,

Bahasa:

- SI berbahasa Indonesia, anggaran dasarnya ditulis dalam bahasa Indonesia,

- BO berbahasa Belanda, anggaran dasarnya ditulis dalam bahasa Belanda

Sikap Terhadap Belanda:

- SI bersikap non-koperatif dan anti terhadap penjajahan kolonial Belanda,

- BO bersikap menggalang kerjasama dengan penjajah Belanda karena sebagian besar tokoh-tokohnya terdiri dari kaum priyayi pegawai pemerintah kolonial Belanda,

Sikap Terhadap Agama:

- SI membela Islam dan memperjuangkan kebenarannya,

- BO bersikap anti Islam dan anti Arab (dibenarkna oleh sejarawan Hamid Algadrie dan Dr. Radjiman)

Perjuangan Kemerdekaan:

- SI memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mengantar bangsa ini melewati pintu gerbang kemerdekaan,

- BO tidak pernah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan telah membubarkan diri tahun 1935, sebab itu tidak mengantarkan bangsa ini melewati pintu gerbang kemerdekaan,

Korban Perjuangan:

- Anggota SI berdesak-desakan masuk penjara, ditembak mati oleh Belanda, dan banyak anggotanya yang dibuang ke Digul, Irian Barat,

- Anggota BO tidak ada satu pun yang masuk penjara, apalagi ditembak dan dibuang ke Digul,

Kerakyatan:

- SI bersifat kerakyatan dan kebangsaan,

- BO bersifat feodal dan keningratan,

Melawan Arus:

- SI berjuang melawan arus penjajahan,

- BO menurutkan kemauan arus penjajahan,

Kelahiran:

- SI (SDI) lahir 3 tahun sebelum BO yakni 16 Oktober 1905,

- BO baru lahir pada 20 Mei 1908,

Seharusnya 16 Oktober

Hari Kebangkitan Nasional yang sejak tahun 1948 kadung diperingati setiap tanggal 20 Mei sepanjang tahun, seharusnya dihapus dan digantikan dengan tanggal 16 Oktober, hari berdirinya Syarikat Islam. Hari Kebangkitan Nasional Indonesia seharusnya diperingati tiap tanggal 16 Oktober, bukan 20 Mei. Tidak ada alasan apa pun yang masuk akal dan logis untuk menolak hal ini.

Jika kesalahan tersebut masih saja dilakukan, bahkan dilestarikan, maka saya khawatir bahwa jangan-jangan kesalahan tersebut disengaja. Saya juga khawatir, jangan-jangan kesengajaan tersebut dilakukan oleh para pejabat bangsa ini yang sesungguhnya anti Islam dan a-historis.

Jika keledai saja tidak terperosok ke lubang yang sama hingga dua kali, maka sebagai bangsa yang besar, bangsa Indonesia seharusnya mulai hari ini juga menghapus tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional, dan melingkari besar-besar tanggal 16 Oktober dengan spidol merah dengan catatan “Hari Kebangkitan Nasional”. (Rizki Ridyasmara)

Transtool6 File Setup dan Cara Instalasinya

Transtool6 File Setup dan Cara Instalasinya

03.54 3

Dibawah artikel ini ada file2 dari Transtool6 yang sudah saya pecah menjadi beberapa bagian, Silahkan download Transtool6 ini. Semoga Transtool6 ini berguna untuk anda. Adapun petunjuk Instalasi Transtool6 ini adalah :

Petunjuk Instalasi :

  1. Klik UNSPLIT.Bat 2x maka akan terbentuk pada direktori yang bersangkutan Transtool6.rar.

  2. Buat direktori di c: dengan nama Transtool6.

  3. Ekstrak Transtool6.rar ke direktori Transtool6.

  4. Jalankan File setup Transtool6.

  5. Install ke "C:\TransTool"

  6. Restart Windows.

  7. Buka dan perhatikan isi direktori "C:\TransTool\product_id"

  8. Jalankan Transtool6, maka akan ada pemberitahuan "Setup Complete".

  9. Isi sembarang data registrasi. Khusus untuk S/N diawali dgn 2
    huruf dan sisanya digit angka.

  10. Klik tombol "Phone/SMS Registration Format".

  11. Tutup Transtool6, maka dia akan menggenerate data Anda ke "serial.txt" dan membuat file "Serial.txt.bak".

  12. Jalankan lagi Transtool6, isi sembarang password lalu OK.

  13. Tutup Transtool6, maka dia akan membuat file "passwordFile.txt".

  14. Klik kanan "passwordFile.txt" pilih Properties, dan setting
    atributnya jadi "Read-only" lalu Apply/OK.

  15. Jalankan Kembali Transtool6. Ok deh

Kulit Indah Cukup Makan Tomat

Kulit Indah Cukup Makan Tomat

21.15 0
Jakarta, Tomat tak hanya baik bagi kesehatan tubuh, tomat pun memiliki andil yang besar untuk kesehatan kulit. Sebuah penelitian membuktikan bahwa buah tomat dapat mencegah penuaan dini pada kulit.

Penelitian dilakukan pada 20 orang, 10 di antaranya mengkonsumsi 55 gram tomat dan 10 gram minyak zaitun setiap harinya. Sisanya hanya mengkonsumsi 10 gram minyak zaitun setiap harinya.

Setelah 3 bulan, hasilnya pun terlihat. Kelompok yang mengkonsumsi tomat memiliki kenaikan perlindungan kulit alami terhadap sinar matahari sebanyak 33 persen. Selain itu kulit mereka juga membentuk molekul yang bernama procollagen. Molekul tersebut yang mempertahankan struktur kulit dalam kondisi prima serta mempertahankan kesegaran serta membuat kulit tetap kencang.

Untuk menyajikan tomat sebagai konsumsi sehari-hari cukup mudah. Anda bisa membuatnya sebagai jus, pelengkap bahan makanan atau memakannya begitu saja.