Senin, 15 Maret 2010

Rajin-rajinlah Konsumsi Sop Konro


MAKASSAR terkenal dengan kulinernya yang enak-enak. Selain seafood, makanan khas Makassar seperti Coto Makassar dan Sop Konro juga menjadi idola.

Kata konro berasal dan bahasa Makassar yang artinya iga. Jadi, sup konro berarti sup yang berbahan dasar tulang rusuk iga sapi atau kerbau.
Sup konro dapat disajikan dalam dua bentuk, yaitu konro berkuah (Makassar Beef-ribs Soup) dan konro tidak berkuah atau sering disebut sebagai konro bakar (Makassar Grilled Beef-ribs).
Yang tidak kalah serunya adalah bumbu dari bahan rempah-rempah yang diapakai meramu menjadi sup konro. Selain memberikan aroma yang menggoda, juga memberikan rasa yang dahsyat. Sekarang, terbukti bahwa bumbu sop konro ternyata menyehatkan.
Secara alami rempah-rempah mengandung berbagai macam komponen aktif yang sangat besar perannya dalam penciptaan rasa suatu produk.
Rempah-rempah mengandung zat anti oksidan, antibakteri, antikapang, dan antik hamir, yang semuanya itu sangat besar perannya dalam membuat bumbu-bumbuan menjadi awet dan tahan simpan.
Selain itu, rempah-rempah juga mengandung antiseptik, antibakteri, dan antibiotik, sehingga sangat besar khasiatnya untuk pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Contoh antimikroba pada bumbu adalah: allisin pada bawang putih, alifatik disulfida pada bawang merah, eugenol pada cengkih, kapsaisin pada cabai, eugenol dan sinamat pada kayu manis, kurkumin pada kunyit, dan miristin pada biji pala.
Senyawa antimikroba dalam bumbu dapat mencegah kerusakan makanan dan mikroba pembusuk, sehingga makanan menjadi awet.
Komponen bumbu ada yang mengandung efek medis yaitu bersifat afrodisiak (menimbulkan rangsangan dan kekuatan seksual), astringen (mengatur aliran darah melalui kontraksi pembuluh darah), diuretik (melancarkan pembuangan air seni), ekspektoran (melancarkan pembuangan dahak), dan lain-lain
Selain itu, rempah-rempah juga mengandung antiseptik, antibakteri, dan antibiotik, sehingga sangat besar khasiatnya untuk pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Komponen terbesar dari semangkuk sup konro adalah air, yang berasal dari bagian kuahnya. Kadar air per 100 gram sup konro adalah 85 g.
Komponen lain yang terkandung dalam setiap sup konro adalah protein 7,4 g, lemak 2,6 g, karbohidrat 4,5 g, kalium 17 mg, fosfor 60 mg, besi 4,6 mg, kalium 25 mg, seng 1,3 mg, vitamin B1 0,12 mg, vitamin B2 0,02 mg, dan niasin 10,9 mg.
Jadi, jika satu mangkuk sup konro setara dengan 250 gram, kandungan gizinya menjadi dua setengah kali lipat dari angka-angka yang tercantum di atas.
Dibandingkan dengan Coto Makassar, Sup Konro memiliki kadar energi dan lemak yang lebih rendah, tetapi kadar protein dan kalsium yang lebih tinggi, per satuan berat yang sama (100 gram). Kadar lemak yang lebih rendah pada sup konro disebabkan ticlak adanya penggunaan jeroan.
Bukan hanya itu, Sup Konro juga dipastikan memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah. Dengan demikian, dapat dipastkan bahwa sup konro lebih sehat dibandingkan dengan Coto Makassar.
Salah satu bahan yang menjadikan Sup Konro lebih sehat adalah kehadiran kacang merah. Kacang merah kaya akan protein, rendah lemak, serta sumber mineral (kalsium, fosfor, dan besi), vitamin B dan serat pangan yang baik.
Vitamin B dapat membantu tubuh dalam menggunakan asam amino, sehingga sintesis protein dapat berjalan lancar. Selanjutnya protein akan bekerja membentuk sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit akibat infeksi.

Tidak ada komentar: