Jumat, 16 Desember 2011

Permadi: Sondang Indikasi Lengsernya Rezim SBY

Liputan6.com, Jakarta: Tokoh spiritual, Permadi memprediksi kalau aksi bakar diri aktivis hak asasi manusia (HAM), Sodang Hutagalung, sebagai indikasi runtuhnya rezim Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Permadi mengibaratkan aksi Sondang seperti Hanoman yang membakar diri di kerajaan Rahwana. Kerajaan Hanoman runtuh setelah diserbu kera-kera.
"Sondang ini menggambarkan seperti Hanoman yang bakar diri yang menandakan rezim SBY akan segara tumbang di 2012," ujar Permadi dalam diskusi Mengungkap Skenario di Balik Kasus Antasari Ashar di FX Senayan, Jakarta, Kamis (15/12). Menurut Permadi berbagai kasus besar segera terungkap. Rakyat bersatu hingga terulang kembali peristiwa Soeharto.
"Lihat saja sekarang SBY sudah tidak berdaya. Tentara juga sudah tidak berdaya, prajurit akan mengalahkan jenderal. Bahkan peristiwa di Orde Baru bakal terulang, orang-orang terdekatnya yang akan menggulingkan, termasuk Ruhut Sitompul," ujarnya.
Bahkan menurut ramalanya, di 2012 ini berbagai bencana besar akan terjadi dan pertumpahan darah akan membanjiri negeri ini. "Kamarin saya ke Madura, ada yang bilang ke saya, Demokrat dan PAN kan punya warna biru, kenapa pada pernikahan putra bungsu SBY kemarin identik warna merah. Ini jelas pertanda akan ada pertumpahan darah."
Selain itu, lanjut Permadi, runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara juga diramalakan terkait dengan pertanda pemerintahan SBY-Boediono akan segera runtuh. "Sekarang SBY kan orang Jawa, dia tahu persis ramalan Jawa, kenapa pernikahan putranya dilakukan pada 1 Syuro, padahal itu bagi orang Jawa sangat menjadi pantangan," ujar Permadi.(JUM)

Tidak ada komentar: