Sabtu, 14 Februari 2009

GOSSIP ADALAH LADANG AMAL

Setiap hari, setiap bulan, bahkan setiap tahun pasti kita tidak terlepas dari kehidupan bertetangga, namun sering kali antara kita terjadi kesalahpahaman sehingga muncullah ketidakcocokan antar tetangga. Namun begitu kita juga sering saling memaafkan, dan jalan inilah kembali yang menjadikan hubungan antar tetangga menjadi harmonis.
Gossip merupakan hal yang sangat lumrah terjadi antara tetangga. Gossip serig dijadikan sebagai ajang pembicaraan yang sangat asyik dikalangan ibu-ibu dan terkadang juga bapak-bapak. Gossip terjadi di kalangan ibu-ibu rumah tangga atau bapak-bapak yang bekerja tidak tetap, serabutan dan kurang kesibukan serta yang mempunyai taraf pendidikan yang rendah, contoh Cuma tammat SMA saja dan ini bisa di mengerti karena wawasan berpikirnya sangat pendek dan dipenuhi dengan nafsu tanpa pertimbangan.
Anda bisa membandingkan antara kompleks perumahan yang lingkungan keluarga di sana adalah masyarakat lapisan bawah dengan keluarga-keluarga di kompleks perumahan yang lingkungan keluarga yang berpendidikan atau dipenuhi dengan kesibukan. Namun kebersamaan lebih sering terjadi di lingkungan keluarga lapisan bawah di banding dengan keluarga di lingkungan berpendidikan.
Gossip yang terjadi pada kita seringkali membuat kita jangkel, marah bahkan ingin melabrak orang yang membuat gossip tentang kita, kita bahkan terbawa arus pertengkaran dan keluarlah kata-kata yang tidak sepantasnya. Mungkin karena tidak tahan akan kata-kata yang sangat-sangat menyinggung perasaan. Namun ada hal yang sangat positif sebenarnya yang patut kita renungi bahwa jika kita digossipin maka orang yang menggossip itu merasa kalah akan kita, meskipun kita tidak berbuat apa-apa, orang yang senang dengan gossip sebenarnya tidak mempunyai kepercayaan diri yang kuat, dia hanya bisa memilki kepercayaan diri yang kuat jika dia dapat menjelek-jelekkan orang lain dan juga menurut agama, gossip yang ditujukan kepada kita merupakan ladang amal yang sangat baik untuk orang yang digossipin, jika kita digossipin maka amal baik dari yang menggosip akan diberikan pada orang yang digossipin dan jika amal yang menggosip sudah habis ? maka dosa yang digossipin itu yang akan di berikan kepada orang yang menggossip. Alangkah indahnya bisa mendapatkan amal yang bukan dari perbuatan kita dan dosa kita habis tanpa kita harus memohon ampun kepada Allah S.W.T. Disinilah dapat dilihat tentang keadilan Allah S.W.T kepada mahluk-mahluknya.

Tidak ada komentar: