Selasa, 17 Februari 2009

GUJARAT SEKEDAR TEMPAT TRANSIT

Islam masuk di Nusantara dibawa oleh generasi islam pertama, para sahabat. Islam di Nusantara bukan berasal dari para pedagang Gujarat (India) atau dikenal sebagai Teori Gujarat yang berasal dari Snouck Hugronje, karena pada pedagang yang datang dari India, mereka ini sebenarnya berasal dari Jazirah Arab, lalu dalam perjalanan melayari lautan menuju Sumatera (Kutaraja dan Banda Aceh sekarang) mereka singgah dahulu di India yang daratannya merupakan sebuah tanjung besar (Tanjung Comorin) yang menjorok ke tengah Samudera Hindia dan nyaris tepat berada di tengah Jazirah Arab dengan Sumatera.

Bukalah atlas Asia Selatan, kita akan bisa memahami mengapa para pedagang dari Jazirah Arab menjadikan kota India sebagai tempat transit yang sangat strategis sebelum meneruskan perjalanan ke Sumatera maupun meneruskan perjalanan ekspedisi ke Kanton di Cina. Setelah singgah di India beberapa lama, pedagang Arab ini terus berlayar ke Banda Aceh, Barus, terus menyusuri pesisir barat Sumatera, atau juga ada yang ke Malaka dan terus ke berbagai pusat-pusat perdagangan di daerah ini hingga pusat kerajaan Budha Sriwijaya di Sumatera Selatan (sekitar Palembang), lalu mereka ada pula yang melanjutkan ekspedisi ke Cina atau Jawa

Tidak ada komentar: