Rabu, 08 Oktober 2008

BAHAYA LATEN PKI KOMUNIS INDONESIA

Masalah Komunis di Indonesia mungkin sudah lama dan merupakan sejarah kelam yang sudah banyak dilupakan oleh orang2 di Indonesia. Mungkin karena sudah tidak adanya peringatan pada setiap malam tgl 30 september semasa pemerintahan soeharto yaitu pemutaran film G30S/PKI yang menggambarkan kekejaman PKI , meskipun sejarah tentang PKI ini masih rancu dan yang menjadi tokoh utama PKI masih kabur setelah ternyata pengukitan sejarah oleh saksi2 yang takut mengungkapkan fakta sebenarnya pada masa orde baru. Namun begitu PKI masih menjadi sangat bahaya terhadap generasi muda, karena landasan PKI sendiri adalah Komunis yang berarti tidak bertuhan ( tidak mempercayai agama) dan memiliki nilai-nilai komunis yang harus di basmi. Meskipun dalan UUD 45 tidak ada secara nyata mengatakan bahwa PKI itu adalah bahaya laten komunis namun dari segi ideologi adalah sangat berbeda jauh dengan ideologi bangsa Indonesia yang berlandaskan agama dan pada umumnya beragama islam.
Setelah saya melihat acara debat di TVONE dalam acara DEBAT pada tanggal 9 Oktober 2008 yang mana seorang “anak PKI” menjadi seorang legislatif dengan menjadi anggota DPR dari partai PDI Perjuangan (sebaiknya PDI Perjuangan mempertimbangkan kelanjutan keanggotaan “anak PKI” ini), maka bisa saya katakan bahwa Komunis di Indonesia sudah mulai merangkak naik ke permukaan dengan memanfaatkan dalih demokrasi yang tidak membedakan golongan. Mereka sudah mulai mengakui bahwa mereka adalah “anak PKI” .Tanpa mendiskreditkan “anak PKI” maka saya himbau kepada masyarakat yang beragama dan berkepercayaan terhadap tuhan agar hati-hati terhadap kebangkitan Komunis di Indonesia. Meskipun saya tidak menuduh “anak PKI” akan menyebarkan ajaran KOMUNIS namun sebagai orang yang beragama saya merasa terpanggil untuk melawan ideologi KOMUNIS ini dengan menulis artikel ini sebagai rasa khawatir yang cukup dalam. Kepada para pemilih di seluruh Indonesia supaya memilih anggota legislatif yang bercirikan “anak PKI” baik itu dari PDI Perjuangan maupun dari Partai Lain yang ada. Jangan melihat bahwa itu adalah idola atau teman, atau atasan saya namun yang menjadi tolak ukur adalah bahwa ideologi yang dibawanya adalah ideology komunis yang sangat berbahaya buat kelangsungan hidup beragama di Negara kita. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi dalam mengahncurkan paham Komunis di Indonesia. Sekian, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar: