Senin, 03 November 2008

FENOMENA PERNIKAHAN BEDA AGAMA

Percintaan sepasang kekasih adalah persatuan dua orang insan yang di satukan oleh suatu perasaan yang sama. Cinta seseorang itu dijunjung tinggi, mereka menyatukan diri atas nama cinta sehingga semua hal yang lain selain cinta di campakkan. Nasehat orang tua sudah tidak digubris lagi, pergaulan semakin menjadi – jadi sehingga peristiwa pada artikel fenomena pernikahan dini terjadi.
Cinta ditempatkan diatas segala-galanya dan bahkan himbauan agama sudah tidak digubris lagi. Jika mereka ingin menyatukan hidup mereka dalam satu ikatan perkawinan maka mereka akan menikah meskipun mereka melakukannya dengan agam berbeda. Padahal dalam islam hal itu sangat dilarang, tidak ada hal yang membolehkan pernikahan beda agama, meskipun mereka mengatakan hal itu wajar saja.dan sesuai dengan hak asasi dan kebiasaan di negara-negara barat. Pada umumnya agama – agama di Negara-negara barat membolehkan mereka melakukan pernikahan tersebut dan bahkan pernikahan kaum gay dan kaum lesbian diperbolehkan. Dilihat dari segi agama apapun tidak ada yang mengijikan pernikahan sesame jenis. Bukankah kita menikah bukan hanya dasar cinta saja ? kita melakukan pernikahan untuk memperoleh keturunan demi melahirkan generasi selanjutnya.
Kembali kepada pernikahan beda agama. Setiap agama memiliki prinsip sendiri dalam melakukan ritual perkawinan. Bukankah hal ini merupakan bagian dari setiap agama ? artinya ibadah itu tidak sah kalau dilakukan tidak sesuai dengan ajaran agama yang bersangkutan. Apakah orang islam harus melakukan kompromi dengan orang hindu dalam melakukan ritual ibadah ? apakah orang Kristen harus kompromi dengan agama budha dalam melakukan ibadah ? Sedangkan dalam perkawinan itu kita melakukan hubungan suami istri, nah hubungan tersebut merupakan ritual ibadah juga. Jadi perkawinan beda agama sudah sangat jelas bahwa hal itu sangat dilarang. Jadi jika mereka mengijinkan perkawinan beda agama berarti mereka menjunjung cinta lebih tinggi di banding dengan agama mereka sendiri.

Tidak ada komentar: