Selasa, 18 Oktober 2011

Apakah Bisa Orang Melakukan Sanggama Berjam-jam ?

Dok saat masih kecil, saya sering melakukan onani mungkin 2x sehari. Sekarang saya sudah dewasa dan pada saat melakukan onani atau senggama dengan hanya bisa 1-3 menit saja. Apakah saya mengalami ED (ejakulasi dini)? Padahal saya ingin lebih lama sekitar 30 menit atau lebih.

Apakah bisa melakukan senggama sampai berjam-jam seperti di video porno itu dok? Dan bagaimana cara mengobati ED ini dok agar tidak cepat keluar? Sebelumnya saya telah menjalani terapi di rumah sendiri selama 1 minggu yang saya search dari google tentang pengobatan ED dengan cara seperti ini dok:

1. Bangunlah 30 menit lebih awal dari biasanya.
2. Lakukan langkah pemanasan pada penis anda dengan handuk hangat atau air hangat selama 10 menit
3. Lakukan therapy massage atau urutan pada penis Anda dengan menggunakan minyak zaitun/olive oil atau Back cummin seed oil untuk merangsang peredaran darah dengan posisi duduk tegak.
4. Biasanya pada therapy kedua atau ketiga penis akan ereksi
5. Pada saat ereksi gunakan tangan kiri untuk menahan pangkal penis dan tangan kanan mengurut kedepan. Usahakan jangan sampai ejakulasi yaitu dengan menahan seperti menahan kencing. Bila terasa akan ejakulasi, hentikan treatment dan ulangi lain kali.
6. Lakukan dengan selingan hari, misal senin rabu jumat.

Apakah treatment itu benar bisa terbukti dok? Mohon jawabannya.

Jawaban

Ejakulasi Dini (ED) terdiri atas 2 jenis: ED primer yaitu sejak awal tidak dapat mengontrol ejakulasi dan ED sekunder yaitu semula yang bersangkutan dapat mengontrol ejakulasinya, tapi kemudian tidak dapat mengontrolnya karena sesuatu sebab.

Salah satu penyebab ED adalah kebiasaan melakukan onani, dimana ejakulasi dapat terjadi sesuai kehendak hati. Kebiasaan ini masih melekat ketika melakukan sanggama dengan partner yang mana seharusnya mengimbangi dan mempertimbangkan orgasme partner, karena gagal hingga tidak jarang terjadinya ED.

Terapi ED yang Anda unduh dari Google, secara medis belum terbukti atau 'Evidence based Medicine' yaitu cara pengobatan berdasarkan bukti penelitian kedokteran mutahir.

Anda tidak perlu mengacu pada 'Action Sanggama' yang tampil seolah berjam-jam pada DVD. Proses sanggama tidak mengutamakan durasi (lamanya) tapi lebih fokus pada pencapaian tujuan bersama yaitu Orgasme (kenikmatan seksual) bersama.

Pengobatan ED biasanya:
1. Behavioral therapy (Sex therapy)
2. Medikamentosa, berupa obat topikal dan Obat minum.

Sex therapy atau 'Squeeze technique' diperkenalkan pertama kali oleh Masters & Johnson. Obat topikal mengandung bahan anaestesi Obat topikal, sedangkan obat-oral yaitu antagonisme dopamine, anti-depresan dan anti-cemas

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

Tidak ada komentar: