Kamis, 29 Januari 2009

MERANCANG MODEL KONSEPTUAL DATABASE DENGAN TEKNIK NORMALISASI

Proses normalisai merupakan proses pengelompokan data elemen menjadi tabel – tabel yang menunjukkan entity dan relasinya. Pada proses normalisasi selalu diuji pada beberapa kondisi . Apakah ada kesulitan pada saat menambah/insert, menghapus/delete, mengubah/update, membaca/retrieve pada satu database. Bila ada kesulitan pada pengujian tersebut maka relasi tersebut dipecahkan pada beberapa tabel lagi atau dengan kata lain perancangan belumlah mendapat database yang optimal.

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai Normalisasi ada beberapa konsep yang harus diketahui lebih dahulu yaitu :

  • Field/Atribute Kunci

  • Kebergantungan fungsi (Functional Dependency)


Field/Atribute Kunci

Setiap file selalu terdapat kunci dari file berupa satu field atau satu set field yang dapat mewakili record. Misalnya nomor pegawai merupakan kunci dari tabel pegawai suatu peusahaan, setiap pencarian cukup dengan menyebut nomor pegawai tersebut maka dapat diketahui nama, alamat, dan attribute lainnya mengenai seorang pegawai.

Kebergantungan Fungsi (Functional Dependency)

Defenisi dari functional dependence adalah :

Diberikan sebuah relasi R, attribute Y dari R adalah bergantung fungsi pada attribute X dari R jika dan hanya jika setiap nilai X dalam R mempunyai hubungan dengan tepat satu nilai Y dalam R (dalam setiap satu waktu). Pada tabel relasi Pegawai berisi attribute misalnya

  • No Induk

  • No KTP

  • Nama

  • Tempat Lahir

  • Tanggal Lahir

  • Alamat

  • Kota

Isi attribute nama bergantung secara fungsi pada no induk dan no induk menunjukkan secara fungsi nama. Jika anda mengetahui no induk pegawai, maka anda dapat menentukan nama pegawai tersebut. Notasi untuk kebergantungan fungsi ini adalah


No Induk Nama atau Nama = f(No induk)

Tidak ada komentar: