Senin, 04 Agustus 2008

HIDUPLAH DENGAN BERHIASAKAN SABAR

Sabar …Sabar ….Sabar, mudah diomongin akan tetapi susah untuk dijalanin. Betapa tidak, seseorang yang suka menyuruh dan atau memberi saran agar sabar belum tentu bisa sabar sendiri. Sesabar-sabarnya manusia, pastilah dia akan sampai pada titik di mana kesabaran itu akan habis. Pertanyaannya, benarkah demikian ?
Kalau anda menjawab benar, maka tunjukkan kepada saya di mana titik puncak kesabaran manusiaitu, sehingga ketika manusia sudah sampai pada titik itu, lalu kesabaran hilang. Adakah anda bisa membatasi kesabaran ?
Sesungguhnya, tidak ada seorang pun yang sanggup membawa sifat sabar. Anda hanya bisa mengatakan bahwa kesabaran anda tidak sama dengan kesabaran saudara anda.
Ketahuilah kesabaran itu ada dua macam yaitu:
1. Sabar atas hal-hal yang dibenci
2. Sabar atas hal-hal yang dicintai
Kaidah sabar berbunyi :”Orang yang tidak sabar merasa sedetik bagai setahun, sedangkan orang sabar merasa setahun bagai sedetik.
Rasulullah bersabda mengenai sabar :”Sabar itu ada tiga, sabar atas musibah, sabar atas taat, sabar dari maksiat”.
Beliau juga berkata :”Barang siapa yang membuang kesabaran maka kecemasan akan menghancurkannya”.
Sabar bisa menolong anda dan berteman dengan orang-orang yang sabar akan membuat anda dapat menyelami kesabaran itu. Kesabaran itu. Menghiasi diri dengan kesabaran merupakan ahlak orang-orang mulia.
Jika anda ingin melihat bagaimana kesabaran itu ? maka bacalah biografi orang-orang sukses maka kamu akan melihat bagaimana orang-orang sukses dalam menjalani kesabarannya.

Tidak ada komentar: