Kamis, 22 Mei 2008

Pemerintah Belum Tentu Umumkan Kenaikan BBM Jumat Besok

Kamis, 22 Mei 2008 | 15:44 WIB

Laporan wartawan Kompas Suhartono

JAKARTA, KAMIS-Pemerintah belum tentu mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada esok atau Jumat (23/5) malam sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kantornya Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Rabu (21/5).

Kenaikan mungkin saja diumumkan beberapa hari kemudian atau pada hari Minggu (25/5) mendatang saat hari libur dan tenang sehingga pengumuman pemerintah tidak langsung diikuti dengan aksi demo dan turun ke jalan. Hal ini dikatakan sumber Kompas saat dihubungi Kamis (22/5) siang ini melalui telepon selulernya.

Sumber yang saat dihubungi Kompas tengah berada di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, memastikan hal itu mengingat Kamis siang tadi baru berlangsung rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membahas mengenai laporan kemajuan persiapan pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai(BLT) sebagai bentuk kompensasi dari kenaikan harga BBM.

Rapat dihadiri pula oleh Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla beserta menteri ekonomi terkait. Menko Perekonomian Boediono tidak hadir karena sudah diberhentikan secara hormat oleh Presiden karena Kamis siang tadi sudah dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). "Memang, kemarin Ibu Menteri sudah mengumumkan rencana kenaikan harga BBM ancar-ancarnya pada hari Jumat. Tetapi, belum tentu memang keputusannya hari Jumat besok. Kalau melihat kondisi sekarang ini masih panas karena aksai demo yang marak menolak kenaikan harga BBM terjadi di mana-mana," ujar sumber tersebut.

Menurut dia, " Saya kira pengumumannya beberapa hari lagi. Mungkin hari Minggu, yang memang hari libur sehingga bisa tenang dan tidak direspon dengan aksi langsung turun ke jalan, " tambah sumber tersebut.

Namun, lanjut sumber itu lagi, semua itu tergantung Presiden Yudhoyono sendiri. "Jangan-jangan memang Jumat malam besok. Kan, Ibu Menkeu sudah dipanggil oleh Presiden sehingga bisa saja Ibu Menkeu sudah diberi lampu hijau oleh Presiden sebelumnya sehingga berani ngomong kalau kenaikannya hari Jumat besok. Tetapi, kita lihat sajalah," papar sumber itu. (HAR).

Tidak ada komentar: