Senin, 02 Juni 2008

NU Imbau Jangan Balas Kekerasan dengan Kekerasan

Senin, 2 Juni 2008 | 15:29 WIB

SURABAYA, SENIN - PWNU Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk tidak membalas tindakan kekerasan yang dilakukan sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Komando Laskar Islam (KLI). Masyarakat diajak untuk menyerahkan penyelasaian hal itu secara hukum. Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Miftakhul Akhyar, mengatakan, kekerasan tidak akan menyelesaikan persoalan. Bahkan, itu akan memperkeruh persoalan.

"Mohon tahan diri dan jangan lakukan kekerasan lagi. Jangan terpancing upaya memancing konflik. Ansor juga harus menahan diri," ujarnya di Surabaya, Senin (2/6). Ia bahkan menyatakan, tindakan KLI itu hanya untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu kenaikan BBM. Hal itu didasarkan pada pembiaran oleh aparat.

"Saat itu tidak ada penjagaan dan tidak ada penangkapan pelaku penyerangan," ujarnya. Seperti diketahui, sekelompok massa beratribut FPI menyerang Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Serangan itu dilakukan di di Lapangan Monas kemarin siang.

Tidak ada komentar: