Sabtu, 07 Juni 2008

Tim Samba dalam Bahaya Kalah 0-2 dari Venezuela

BOSTON -- Pelajaran berharga dipetik Brazil dalam uji coba di Boston, Amerika Serikat, dini hari kemarin. Brazil yang merupakan raksasa sepak bola dunia, di luar dugaan, harus menyerah kalah 0-2 (0-2) dari Venezuela.

Jelas, ini kekalahan yang sulit diterima oleh pendukung Tim Samba. Sebab, meski tanpa Kaka dan Ronaldinho, secara materi Brazil masih tetap lebih berkilau daripada Venezuela. Selain itu, dalam 17 laga sebelumnya, Venezuela tak pernah menang lawan Brazil.

Dari 17 kekalahan Venezuela dari Brazil, Selecao (julukan Timnas Brazil) selalu memberondong gawang La Vinotinto (julukan Timnas Venezuela) dengan rata-rata lebih dari empat gol. Total, dari 17 kali pertemuan sebelumnya, agregat kedua tim sangat njomplang. Yakni, Brazil berhasil mencetak 78 gol dan Venezuela hanya bisa membobol gawang Brazil empat kali.

Kekalahan tersebut juga menghentikan rekor tak terkalahkan Brazil dalam 15 pertandingan terakhir. Kali terakhir pasukan Carlos Dunga menuai kekalahan adalah, mereka dikalahkan Meksiko 0-2 pada fase babak penyisihan grup Copa Amerika setahun lalu. "Kami bermain buruk dan kebobolan dua gol di babak pertama. Di babak kedua, kami tampil lebih baik dan menciptakan banyak peluang. Sayang, kami tidak dapat menjebol gawang mereka," kata Dunga seperti dilansir Reuters.

"Tapi, ini kan cuma partai uji coba, pertandingan saat kami masih boleh kalah," sambung Diego, gelandang Brazil.

Boleh saja Brazil menghibur diri. Namun, kekalahan dari Venezuela kemarin merupakan sinyal bahaya buat jawara dunia lima kali tersebut. Sebab, pekan lalu mereka juga harus bersusah payah untuk bisa menang 3-2 atas Kanada. Padahal, 14 Juni mendatang Brazil harus sudah memulai laga babak kualifikasi Piala Dunia 2010 dengan melawat ke Paraguay. Juga, pada 17 Juni, mereka menjamu seteru klasiknya, Argentina, yang kini menghuni posisi teratas dunia.

Pada laga kemarin, tanda-tanda Tim Samba bakal menuai malu besar sudah bisa dilihat di awal-awal pertandingan. Saat pertandingan baru berjalan lima menit, gawang Brazil yang dikawal Doni sudah kebobolan lewat aksi Giancarlo Maldonado yang memanfaatkan umpan panjang Ronaldo Vargas.

Tertinggal oleh gol cepat lawan, Brazil bernafsu segera membalas. Sayang, upaya Anderson dan Adriano masih sedikit melebar. Begitu juga dengan sepakan Robinho dan striker muda AC Milan, Alexander Pato. Menit ke-343, Venezuela punya peluang besar untuk menggandakan keunggulan. Namun, Juan Arango yang sudah tak terkawal di depan gawang terlambat menyambut umpan matang Maldonado.

Karena keasyikan menyerang, Brazil lupa pertahanan. Situasi itu dapat dimaksimalkan Venezuela. Satu menit menjelang turun minum, Ronaldo Vargas berhasil menggandakan sekaligus memastikan kemenangan La Vinotinto menjadi 2-0. "Luar biasa. Sekarang kami bisa menegakkan kepala. Semua yang ada di negeri kami pasti bangga dengan hasil ini. Sekarang kami siap meraih segala kemungkinan," cetus Cesar Farias, pelatih Venezuela. (ali/bas)

Tidak ada komentar: