Sabtu, 26 Juni 2010

Kekurangan Dana, Kunto Edarkan Kotak Sumbangan demi mengejar Rekor Dunia Ngedrum 135 Jam

Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya


Surabaya - Upaya Kunto Hartono untuk memecahkan rekor dunia dengan menabuh drum selama 135 jam nonstop masih dililit persoalan dana. Padahal jika rekor berhasil direbut, nama Indonesia akan harum dan tercatat dalam sejarah. Sungguh ironis.

Putra asal Banyuwangi ini sempat kelabakan menjelang aksinya dimulai. Dia harus memeras otak untuk mencari solusi. Bayangkan semestinya, Kunto cukup konsentrasi ke upaya pengejaran rekor tanpa harus terbebani masalah biaya acara penyelenggaraan.

Aksi 'Drumming marathon 135 hours Guinness World Records' yang digelar di Kapas Krampung Plaza (KAZA) mulai pukul 21.00 Wib, Sabtu (26/6/2010) memang krisis sponsor.

Namun, tekad Kunto menyabet rekor dunia hingga tanggal 3 Juli mendatang sudah bulat. Walaupun dana masih kurang, Kunto tetap maju melaksanakan niatnya dengan segala daya yang dimiliki dan sponsor maupun donatur perorangan yang ada.

Acara pemecahan rekor dunia yang digelarnya, kata Kunto, menyedot dana sebesar Rp 1,7 Milyar. Setelah dihitung dengan dana yang masuk dari pihak sponsor, kekurangannya masih Rp 800 juta. Karena itu, panitia sebelum memulai aksinya itu mengedarkan sebuah kotak (soft case) sumbangan kepada pengunjung maupun undangan. Kotak tersebut akan disediakan selama 7 hari.

"Semoga penggalangan dana itu bisa membantu kekurangan biaya," kata Kunto sebelum memulai aksinya. Bahkan, Kunto juga berencana akan melelang drum yang digunakannya untuk menutupi kekurangan biayanya. (gik/gik)

Tidak ada komentar: