Rabu, 23 Juni 2010

Sperma dan Sel Telur Agar Anak Berwajah Rupawan Bisa Dipesan

img
London, Harapan pemilik wajah pas-pasan untuk memperbaiki keturunannya agar punya wajah rupawan kini bisa jadi kenyataan. Sebuah situs khusus pemilik wajah rupawan menyediakan sperma dan sel telur yang bisa dipesan oleh siapapun yang mendambakan anak setampan Brad Pitt atau secantik Angelina Jolie.

Robert Hintze, pendiri BeautifulPeople.com mengatakan bahwa siapapun termasuk pemilik wajah jelek berhak memiliki keturunan yang lebih baik.

Oleh karena itu, ia mencoba mengakomodasi keinginan para anggota untuk mendonorkan gen ketampanan dan kecantikan bagi yang merasa membutuhkan.

"Sifat manusia adalah ingin bersama orang yang menurutnya menarik, dan memiliki keturunan dengan mereka. Kami hanya mengakomodasi keinginan para pendonor dan siapapun yang menginginkan bayi impian," ungkap Hintze seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (23/6/2010).

Terobosan ini tentu saja memancing kontroversi di berbagai kalangan. Juru bicara kelompok pengamat genetika Human Genetic Alert, David King menilainya sebagai upaya untuk mengagung-agungkan penampilan, dan bukan merupakan tren yang baik untuk diikuti.

"Ini menunjukkan kecenderungan yang berbahaya dalam masyarakat, yakni memilih-milih keturunan (eugenic). Dampaknya jika ini dibiarkan, saya pikir akan sangat berbahaya," ungkap King.

Sementara sikap lebih terbuka disampaikan oleh direktur media dari pusat genetika The London Bridge Fertility, Dr Mohamed Menabawey. Ia mengaitkannya dengan kelangkaan donor sperma dan sel telur yang terjadi di Inggris akhir-akhir ini.

"Kebijakan untuk menghapus anonimitas (menghilangkan identitas) donor telah memicu kelangkaan donor yang serius. Biaya yang mahal dan prosedur yang membingungkan menunjukkan gagalnya kebijakan tersebut. Inilah yang meyebabkan donor makin langka, dan bisnis kesuburan makin tumbuh," ungkap Menabawey, seperti dikutip dari CRWEnews, Rabu (23/6/2010).

Sejak didirikan pada tahun 2002, situs BeautifulPeople.com memang selalu memicu kontroversi dengan menerapkan kriteria keanggotaan yang cukup ketat. Pada musim dingin yang lalu, situs tersebut mencoret 5.000 anggota hanya karena berat badannya bertambah selama liburan.(up/ir)

Tidak ada komentar: