Sabtu, 26 Juni 2010

Suarez pun Mewujudkan Mimpinya

Gambar
AFP/Rodrigo Arangua

Port Elizabeth - Bermain di Piala Dunia dan mencetak gol adalah impian bagi setiap pesepakbola. Tak terkecuali Luis Suarez yang baru saja menjadi pahlawan kemenangan Uruguay atas Korsel di babak 16 besar.

Dengan koleksi 49 gol dari 48 penampilannya bersama Ajax Amsterdam di seluruh kompetisi musim lalu jelas Suarez sangat diandalkan Oscar Tabarez di Afrika Selatan 2010 ini. Bersama Diego Forlan, Tabarez mengharapkan gol-gol hadir demi membawa La Celeste melaju jauh.

Kepercayaan itu pun tak disia-siakan Suarez. Meski tampil di bawah form dalam laga perdana kontra Prancis, Suarez yang baru berumur 23 tahun membuktikan kemampuan hebatnya. Dalam laga kedua kontra Afsel, Suarez memang tak mencetak gol namun aksi-aksinya berperan besar dalam kemenangan 3-0 timnya.

Di laga terakhir kontra Meksiko, Suarez baru unjuk gigi dengan mencetak gol tunggal kemenangan yang membuat Uruguay lolos ke perdelapan final sebagai juara Grup A. Dan Korsel pun jadi lawan juara dunia itu selanjutnya.

Kembali Suarez menunjukkan instingnya sebagai predator ulung di kotak penalti. Dicatat opta, sebelum laga babak 16 besar ini Suarez selalu mencetak gol dalam 21 laga beruntun di level klub mau pun timnas. Baik Ajax dan Uruguay keluar sebagai pemenang.

Catatan positif itu dipertajamnya dengan mencetak dua gol kemenangan 2-1 Uruguay atas Korsel untuk melajukan timnya ke perempatfinal pertama dalam 40 tahun terakhir. Jadi total sudah 55 gol dicetak topskorer Liga Belanda musim lalu itu di 60 penampilan terakhirnya bersama Ajax dan Uruguay.

"Aku tidak bisa menggambarkan rasa bahagiaku kini. Aku selalu mengimpikan momen seperti ini," sahut Suarez di Yahoosports.

"Jelas kamu ingin segalanya berjalan dengan baik dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia. Dan kami bahagia dengan apa yang kami capai sekarang," sambung pemain yang terpilih sebagai Man Of The Match.

Meski begitu awalnya Suarez merasa was-was ketika Korsel berhasil menyamakan skor di babak kedua. Namun dengan permainan ngotot yang ditunjukkan timnya akhirnya Uruguay-lah yang tampil sebagai pemenang.

"Kami sempat takut ketika skor 1-1- karena mereka bermain baik. Namun ketika Korsel mengendurkan serangan, kami menjadi lebih kuat. Aku tidak percaya dengan gol kedua. Yang aku inginkan sekarang hanyalah merayakannya. Aku ingin mempersembahkan kemenangan ini untuk seluruh fans dan keluargaku," pungkas pengoleksi 34 caps dan 13 gol itu.

(mrp/key)

Tidak ada komentar: