Kamis, 15 Juli 2010

LIPI Tawarkan Alat Pembangkit Listrik Selokan

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menghasilkan suatu alat yang bisa membangkitkan listrik dengan tenaga air dari selokan yang akan ditawarkan ke sejumlah pemerintah daerah.

Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Dr Ir Syahrul Aiman.
"Pembangkit listrik tenaga air ini dapat menghasilkan 1-2 kilowatt listrik tiap unitnya," kata Syahrul Aiman, di Bandung, seperti dilansir Antara, Kamis (18/3).

Dia mengatakan, alat itu sangat sederhana dan hanya membutuhkan saluran air sepanjang satu meter dengan kedalaman 20-30 cm.

Menurut dia, jika mengacu pada penggunaan lisrik kebanyakan masyarakat desa di tanah air, yaitu sekitar 50 watt per rumah, maka satu alat itu bisa memberi penerangan kepada 20 rumah.

Walaupun perhitungan yang digunakan adalah unit rumah, menurut Syahrul, target utama teknologi itu sebenarnya adalah untuk lampu penerangan jalan di daerah-daerah. "Karena untuk penerangan jalan, maka kami harus melakukan pendekatan ke Pemda," katanya.

Temuan itu diharapkan bisa meringankan beban Pemda, karena lampu penerangan jalan membutuhkan energi listrik yang cukup besar.

Menurut dia, contoh alat itu sudah dipasang di Kebun Raya Cibodas. "Kalau ada yang berminat untuk mengkomersilkan akan dibicarakan lebih jauh, karena LIPI tidak memilik tujuan ke sana," kata Syahrul.

LIPI menyanggupi bila ada permintaan untuk mengajarkan cara pembuatannya, seperti ke STM di daerah bekerja sama dengan dinas pendidikan setempat. Menurut Syahrul, bahan yang diperlukan mudah didapat dan banyak di pasaran.

Tidak ada komentar: