Selasa, 01 Juli 2008

Sering Bermotor Bikin Sperma Kurang?

Tanya:
Saya telah menikah 3 tahun namun belum dikaruniai keturunan. Suami saya seorang marketing yang menghabiskan jam kerjanya dengan mengendarai motor, sehari bisa 150 km jalan yang dia tempuh dan 1 tahun yang lalu dia menderita gondok (hormon tiroid). Apakah kesibukan dan penyakit yang ada dapat membuat kualitas sperma berkurang? Bagaimana cara mengetahui masa subur? Menstruasi saya teratur setiap tanggal 25. Apakah terlambat menstruasi 4 hari bisa dikatakan hamil? Hal ini pernah saya rasakan tapi setelah saya cek hasilnya negatif Ranes, 28 tahun

Jawab:
Apa yang Anda dan pasangan alami disebut infertilitas primer, yaitu sepasang suami istri yang telah menikah selama 1 tahun dan rutin melakukan hubungan seksual tetapi sang istri belum juga hamil. Penyebab infertilitas ini banyak sekali dan dapat berasal dari pihak istri, suami ataupun kedua-duanya.

Kelainan dari pihak istri misalnya adanya gangguan yang mengenai organ reproduksi seperti sumbatan saluran telur, adanya kista ataupun tumor lainnya, indung telur yang tidak dapat berproduksi, dan lain-lain. Selain itu dapat pula berupa ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tidak dapat keluar dari indung telur ataupun sel telur yang sudah dibuahi tidak dapat melekat pada rahim.

Kelainan-kelainan ini biasanya ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur atau adanya keluhan-keluhan lain seperti nyeri haid yang amat sangat, menstruasi yang sangat sedikit atau sangat banyak dan lain-lain. Masa subur dihitung kurang lebih 14 hari sebelum haid yang akan datang, misalnya Anda biasa haid tanggal 25 maka kemungkinan masa subur anda tanggal 11, namun biasanya ditambahkan 2 hari sebelum dan sesudah tanggal itu untuk mengantisipasi seandainya terjadi perubahan jadwal. Pada saat ovulasi (masa subur) biasanya ditandai dengan adanya lendir vagina yang sangat kental yang tidak akan lepas bila dipisahkan dengan dua jari (biasanya jempol dan telunjuk).

Kelainan dari pihak suami misalnya jumlah sperma yang kurang, jumlah sperma cukup namun banyak yang mati/cacat, sperma yang tidak mampu bergerak ataupun ejakulasi dini. Kelainan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal di antaranya rokok, seorang laki-laki yang merokok spermanya cenderung lebih lambat bergerak akibat racun dari rokok. Selain itu suhu di sekitar testis atau kantung kemaluan yang tinggi (panas) akan mengakibatkan sperma banyak yang mati atau cacat. Hal ini sering terjadi misalnya celana yang terlalu ketat, penggunaan celana berbahan dasar tebal seperti jeans, posisi dalam pekerjaan sering duduk di atas benda yang panas, seperti mesin kendaraan (misalnya supir truk), di atas motor dan lain-lain.

Suami Anda memang setiap harinya mengendarai motor dengan jarak yang cukup jauh, namun belum tentu kualitas sperma suami Anda tidak baik. Untuk kasus infertilitas primer seperti Anda dan pasangan, ada baiknya Anda berdua memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan atau dokter spesialis andrologi untuk mengetahui di mana letak kelainannya dan adakah cara untuk memperbaikinya. Semoga Anda dan pasangan cepat dikaruniai keturunan (HOT)

Tidak ada komentar: