Rabu, 23 Juli 2008

Iman Adalah Obat Mujarab I

Seorang dokter spesialis jiwa terkenal bernama Carl Jaigh dalam bukunya yang berjudul Manusia Modern berbicara tentang Roh halaman 246 mengatakan : “Selama 30 tahun belakangan telah dating banyak orang dari berbagai penjuru dunia untuk berkonsultasi kepadaku dan aku sudah mengobati ratusan orang pasien. Kebanyakan mereka sudah memasuki usia separoh baya, kira-kira diatas usia 35 tahun. Dari sekian banyak pasien sembuh, tidak satupun yang tidak mengembalikan problem kejiwaan mereka dengan kembali kepada ajaran agama sebagai pedoman hidup mereka. Oleh karena itu, aku berkesimpulan bahwa penyakit yang biasa diderita orang biasanya dikarenakan ia meninggalkan ajaran agama yang dipercayainya, padahal manusia tidak dapat sembuh dari penyakit jiwa selagi mereka tidak kembali menghidupkan ajaran keimanan yang sejati”.
‘Siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, dia akan mendapatkan penghidupan yang sempit.(Qs.20;124)”. “Kami akan menanamkan rasa takut ke dalam hati orang-orang kafir, karena mereka telah mempersekutukan Allah.(Qs.3:151)”.’Kegelapan diatas kegelapan. Jika ia menjulurkan tangannya, ia tak mampu melihatnya. Siapa yang tidak diberi cahaya (iman) oleh Allah, maka ia tidak memiliki cahaya (iman).(Qs.24:40).”
Jangan besedih, karena jika permintaan orang musyrik yang terdesak saja dikabulkan Allah, apalagi permohonan orang mukmin yang bertauhid kepada Nya.
Hampir saja Mahatma Ghandi – Pemimpin India setelah pendahulunya, Budza – menjadi gila kalau saja ia tidak mendapatkan ilham yang ia temukan dalam shalat(do,a). Dari mana saya tahu hal tersebut ? saya tahu karena ghandi sendiri mengatakan :”kalau aku tidak shalat(do’a), pasti aku sudah gila sejak dulu”.
Demikianlah, padahal Ghandi bukanlah seorang muslim, bahkan ia termasuk orang yang sesat, namun dia termasuk golongan orang yang menurut Al-Quran.” “Ketika berada diatas kapal, mereka berdoa (memohon keselamatan) kepada Allah dengan memurnikan do’anya kepada Nya.(Qs.29:65)”. “Siapakah yang dapat mengabulkan (do’a) orang yang terdesak saat ia berdoa kepada-Nya ?(Qs.27:62).” “Mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya). Karenanya mereka berdoa(memohon keselamatan) kepada Allah dengan memurnikan do’a kepada-Nya.(Qs.10:22).”

Bersambung ke II

Tidak ada komentar: