Rabu, 23 Juli 2008

Iman Adalah Obat Mujarab III

“Tidak ada do’a mereka selain ucapan: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, baik yang kecil maupun yang besar. Kuatkanlah diri kami dan berilah pertolongan kepada kami untuk mengalahkan kaum kafir.” Allah lalu memberikan kepada mereka balasan di dunia dan sebaik-baik pahala di akhirat(surga).(Qs.3:147-148).
Jangan bersedih. Kehidupan begitu singkat, tidak seperti yang Anda bayangkan
Dale Carniegie menceritakan sebuah kisah seseorang yang menderita luka bernanah di dalam ususnya. Karena begitu parahnya penyakit yang diderita, para dokterpun sudah memprediksikan tanggal kematiannya dan menyarankan agar pasien tersebut segera menyiapkan kain kafan untuk dirinya. Carniege mengatakan :”Tiba-tiba Earl P.Haney nama pasien tersebut-mengambil sebuah keputusan yang mengejutkan. Haney berpikir:”Jika hanya sedikit waktu yang tersisa bagiku, mengapa aku tidak menikmati sisa waktu yang ada dengan apa saja yang aku senangi ? Sudah sejak lama aku memiliki keinginan untuk berwisata keliling dunia sebelum kematian menjemputku. Barangkali, sekarang inilah waktu yang tepat untuk mewujudkan keinginanku.” Ia pun membeli tiket tetapi para dokter melarangnya seraya berkata kepadanya:”Kami memperingatkanmu agar tidak bepergian, jika kaumasih bersikeras untuk bepergian, kau akan dimakamkan di dasar lautan ! ”. akan tetapi, justru ia menjawab:”Tidak ! hal itu tidak akan pernah terjadi, sebab kerabatku telah berjanji kepadaku untuk menguburkan jenazahku di pemakaman keluarga.” Haney pun berlayar karena terinspirasi syair Umar Khayyam:”Mari kita ikuti kisah seorang anak manusia dan kita lupakan usai dengan keindahan bincang di malam hari. Tidur tak mampu memperpanjang usia manusia. Juga tidak mengurangi umur manusia sedikitpun”.
Demikianlah bait-bait syair yang diucapkan oleh pemuja berhala dan nonmuslim.
Mulailah haney menempuh sebuah perjalanan yang dipenuhi dengan suka-ria dan gembira. Suatu hari dia mengirimkan surat kepada istrinya yang berbunyi :”Aku makan dan minum dengan begitu nikmatnya di kapal ini ! aku menyanyikan lagu dan aku memakan berbagai macam makanan hingga makanan berlemak yang dilarang sekalipun. Aku menikmati saat yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya selama hidupku. Lalu apa algi yang kubutuhkan ?!”
Dale Carniegie menduga pria tersebut telah sembuh dari penyakitnya, karena dia telah menempuh cara yang efektif dalam melawan dan mengalahkan penyakit yang dideritanya.
Perlu disampaikan di sini bahwa aku sama sekali tidak setuju dengan bait-bait syair Umar Khayyam, karena didalamnya terdapat hal-hal yang menyimpang dari ajaran ketauhidan. Tujuan pengutipan kisah di atas adalah sekadar untuk menunjukkan bahwa kebahagiaan, kegembiraan, dan ketenangan lebih mujarab disbanding pengobatan medis.

Tidak ada komentar: